Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Alifia Dwi)

Politik

B50 Bisa Hemat Devisa Hingga Rp177 T, Airlangga: Tak Perlu Impor Solar

JUMAT, 10 JULI 2026 | 21:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut implementasi program biodiesel B50 mampu menghemat devisa negara hingga Rp177 triliun. 

Kebijakan tersebut juga dinilai memperkuat ketahanan energi nasional karena mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor solar sekaligus mendukung pencapaian target net zero emission.

Airlangga mengatakan peluncuran B50 menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global yang dipicu konflik geopolitik dan disrupsi teknologi.


"Dengan B-50 solar itu kita tidak impor lagi dan kita menghemat devisa Rp177 triliun dan berkontribusi terhadap net zero emission 44 juta ton CO2," ujar Airlangga saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, pada Jumat 10 Juli 2026.

Menurutnya, konflik geopolitik yang masih berlangsung, termasuk di Ukraina dan kawasan Selat Hormuz, menuntut Indonesia memperkuat fondasi ekonomi melalui penguatan rantai pasok, serta percepatan kedaulatan pangan dan energi.

"Di tengah ketidakpastian, terutama terkait konflik geopolitik yang belum selesai, baik di Ukraina maupun di Selat Hormuz, ditambah lagi disrupsi teknologi seperti artificial intelligence, Indonesia harus memperkuat fondasi ekonomi, terutama terkait dengan supply chain," katanya.

Selain memperluas penggunaan biodiesel, pemerintah juga mulai mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt. 

Program tersebut akan ditopang pengembangan industri hilir baterai kendaraan listrik dan battery energy storage system (BESS) melalui investasi di Kendal, Jawa Tengah, serta Jawa Timur.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya