Berita

Anggota sekaligus Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu RI, Puadi. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Bawaslu Cari Formula Pisahkan Fungsi Pengawas dan Hakim di Pemilu 2029

JUMAT, 10 JULI 2026 | 20:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mulai bersiap menata desain kelembagaan demi menyongsong Pemilu Serentak 2029.

Salah satu fokus utama yang kini tengah digodok adalah mencari formulasi ideal untuk memisahkan fungsi ganda Bawaslu sebagai pengawas sekaligus pemutus perkara pelanggaran administrasi.

Langkah ini diambil menyusul adanya Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang resmi memisahkan rezim pemilu menjadi pemilu nasional (Pilpres dan Pileg DPR/DPD) dan pemilu lokal (Pilkada dan Pileg DPRD). Putusan ini otomatis membatalkan model pemilu lima kotak suara seperti yang berlaku pada 2024.


Anggota Bawaslu RI, Puadi menjelaskan, penataan regulasi dan penguatan kelembagaan sengaja dicicil sejak dini demi menjawab tantangan baru pasca putusan MK tersebut, meskipun tahapan formal Pemilu 2029 baru akan bergulir pada tahun 2027 mendatang.

"Tantangan pertama adalah bagaimana menjaga pemisahan yang jelas, antara satu sisi kita melakukan konsep pengawasan, dan satu sisi bagaimana kita bisa melakukan proses adjudikasi (pemutusan perkara)," ujar Puadi kepada wartawan, Jumat, 10 Juli 2026.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu ini tidak menampik bahwa selama ini publik kerap mengkritisi dualisme kewenangan yang melekat pada Bawaslu berdasarkan UU 7/2017 tentang Pemilu. Kritik tersebut muncul karena fungsi 'jaksa' (pengawas) dan 'hakim' (pemutus) yang menyatu dianggap membuat kinerja Bawaslu bias.

"Saya melihat memang banyak masyarakat yang mengkritisi dualisme kewenangan ini. Karena itu, hakikat persiapan Pemilu 2029 sebenarnya sudah dimulai dari sekarang melalui evaluasi matang ini," lanjut mantan Anggota Bawaslu DKI Jakarta tersebut.

Kendati menuai kritik, Puadi menilai pengalaman Bawaslu dalam mengesekusi pilihan kebijakan hukum (legal policy) tersebut patut dikembangkan. Formula baru yang dicari nantinya diarahkan untuk memperkuat kualitas demokrasi, bukan semata-mata memperbesar ego sektoral lembaga.

"Penguatan Bawaslu ini bukanlah semata-mata untuk memperbesar kewenangan lembaga kita, melainkan bagaimana memperkuat kualitas demokrasi yang kita impikan. Semakin baik mekanisme penyelenggaraan, semakin besar pula kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu," demikian Puadi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya