Berita

Peradi Profesional mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). (Foto: Dok. Peradi Profesional)

Politik

Penghargaan MURI jadi Motivasi Peradi Profesional Kembalikan Marwah Advokat

JUMAT, 10 JULI 2026 | 15:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Profesional menyabet penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Organisasi ini dianugerahi Piagam Rekor Indonesia Nomor 12803/R.MURI/VII/2026 sebagai organisasi advokat dengan penandatanganan kerja sama terbanyak, yakni bersama 108 perguruan tinggi keagamaan untuk pendidikan advokat.

Ketua Umum Peradi Profesional, Prof Harris Arthur Hedar mengatakan, secara keseluruhan Peradi Profesional telah menjalin kemitraan dengan 138 perguruan tinggi di tanah air.

"Kami ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Menteri Agama beserta Dirjen Pendidikan Islam dan Universitas Indonesia. Berkat kerja sama inilah Peradi Profesional dapat meraih penghargaan MURI," ujar Prof Harris dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 10 Juli 2026.


Ia mengatakan, penghargaan bergengsi ini akan menjadi stimulus dan motivasi kuat bagi organisasi untuk terus mendongkrak kualitas para penegak hukum melalui penguatan sinergi dengan dunia pendidikan tinggi.

Sementara itu, Sekjen DPN Peradi Profesional, Yuhelson menegaskan kolaborasi lintas sektor adalah agenda utama organisasi sejak pertama kali berdiri. Namun yang menarik, rekor MURI tersebut dipecahkan dalam waktu yang relatif singkat.

"Dalam kurun waktu belum sampai enam bulan, Peradi Profesional sudah bisa menjalin kerja sama dengan lebih dari 111 perguruan tinggi (yang tercatat saat verifikasi awal). Ini menjadi sebuah catatan sejarah," ungkap Yuhelson.

Yuhelson menambahkan, Peradi Profesional lahir dengan semangat besar untuk mengembalikan kehormatan dan integritas profesi hukum yang belakangan kerap disorot.

"Kami ingin mengembalikan marwah profesi advokat. Karena itu kami menggandeng akademisi dan pemerintah. Tiga pilar inilah (akademisi, praktisi, pemerintah) yang akan menjadi tonggak sejarah untuk menegakkan keadilan," tegasnya.

Dari 138 perguruan tinggi yang telah bermitra dengan Peradi Profesional hingga saat ini, 108 di antaranya merupakan perguruan tinggi keagamaan di bawah naungan Kemenag. Kerja sama ini diwujudkan secara nyata lewat penyelenggaraan Pendidikan Profesi Advokat (PPA) yang berkualitas.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya