Berita

UMKM binaan BNI unjuk gigi di pameran Puspa Nuswantara 2026 Jakarta. (Foto: Dok. BNI)

Bisnis

BNI Boyong Tiga UMKM Binaan Unjuk Gigi di Puspa Nuswantara 2026

JUMAT, 10 JULI 2026 | 15:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memboyong tiga mitra binaan unggulan untuk unjuk gigi dalam pameran Puspa Nuswantara 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) pada 8-12 Juli 2026.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari kontribusi nyata BNI dalam memperluas pasar UMKM lokal, khususnya industri batik dan kriya nasional.

Puspa Nuswantara 2026 sendiri mengusung tema “Rupa Makna Tambal Nusantara” sebagai simbol keberagaman dan kekuatan bangsa. Dengan taglineAsli Batiknya, Asli Harganya, dan Asli Perajinnya”, pameran ini bertujuan memperkuat posisi batik otentik sekaligus mendekatkan perajin lokal langsung kepada konsumen.


Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo mengungkapkan, keikutsertaan mitra binaan ini merupakan upaya perseroan untuk membuka akses promosi yang lebih luas bagi para pelaku UMKM. Melalui Puspa Nuswantara, BNI ingin memperkenalkan para perajin batik binaan kepada masyarakat luas dan pencinta batik Nusantara.

"Kami juga membuka peluang kolaborasi agar produk unggulan UMKM ini bisa menjangkau pasar yang lebih luas," ujar Okki dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 10 Juli 2026.

Dari tiga mitra yang dihadirkan, dua di antaranya merupakan ikon perajin batik, yaitu Kampoeng Laweyan dan Rumah BUMN Wonogiri. Kehadiran mereka mencerminkan fokus BNI dalam mendorong daya saing produk lokal di kancah nasional.

Okki menjelaskan, Batik Kampoeng Laweyan sengaja dipilih karena menjadi salah satu pelopor industri eco-batik. Mereka sukses berinovasi menggunakan malam atau lilin berbahan dasar minyak sawit, menggantikan lilin kimia konvensional.

Inovasi ramah lingkungan ini mendapat dukungan dari CECT Universitas Trisakti dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), sehingga proses produksi batik menjadi lebih aman dan bersih. Selain Laweyan, BNI juga memamerkan Batik Kalimasada dari Purwantoro, Wonogiri. Batik ini dikenal unik dengan motif “remukan” atau retakan malam khas berkelir kuning kecokelatan atau sogan.

Tak hanya batik, booth BNI juga diramaikan oleh Borneo Queen, UMKM asal Palangkaraya. Produk kriya ini menampilkan perhiasan eksklusif berbasis batu khas Kalimantan dan pelat kuningan, mulai dari bros, kalung, hingga cincin yang terinspirasi dari flora dan fauna Kalimantan.

Menurut Okki, ajang ini tidak sekadar menjadi tempat transaksi, tetapi juga sarana pembelajaran bagi pelaku UMKM untuk naik kelas, mulai dari perbaikan desain, motif, kemasan, hingga strategi pemasaran. Langkah BNI ini juga sejalan dengan sinergi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia dalam memperkuat sektor produktif berbasis budaya.

Terlebih, momentum ini bertepatan dengan HUT ke-80 BNI yang mengusung tema “Swadharma Bhakti Nagara”. BNI berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM binaan agar mampu menciptakan nilai tambah, berinovasi, dan siap bersaing di pasar global.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya