Berita

Ketua DPW Partai Nasdem Jakarta, Wibi Andrino. (Foto: Dok. Nasdem)

Politik

Nasdem Jakarta Pilih Jalur Reses dan Rumah Advokasi Serap Aspirasi Warga

JUMAT, 10 JULI 2026 | 14:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jalur administratif biasa seperti musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) dinilai terlalu lambat dalam mengeksekusi keluhan warga. Cara paling tepat adalah memanfaatkan jalur reses dewan dan pembentukan rumah advokasi.

Instruksi memotong kompas jalur tersebut pun langsung diarahkan Ketua DPW Partai Nasdem Jakarta, Wibi Andrino saat menggelar silaturahmi jajaran pengurus bersama Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Kamis, 9 Juli 2026.

Wibi mengatakan, para anggota DPRD Fraksi Nasdem harus turun langsung ke lapangan, khususnya ke wilayah yang masuk kategori RW Kumuh dan Miskin (RW Kumis).


"Dengan jalur koordinasi legislatif di setiap dapil, aduan warga dapat dieksekusi secara lebih taktis dibandingkan jalur administratif biasa," ujar Wibi dikutip Jumat, 10 Juli 2026.

Selain percepatan pembangunan fisik, Wakil Ketua DPRD Jakarta ini juga menyoroti pentingnya penegakan hukum yang berpihak pada rakyat kecil di ibu kota melalui wadah inklusif.

"Ada aspirasi bagaimana pilar-pilar hukum itu bisa ditegakkan, juga rumah-rumah advokasi yang inklusif, sehingga masyarakat kecil yang membutuhkan bantuan hukum dapat mengaksesnya," jelasnya.

Nantinya, pola kolaborasi di tingkat daerah ini akan disinkronkan secara berkala dengan agenda reses Ahmad Sahroni sebagai anggota DPR dapil Jakarta. Sinergi pusat dan daerah ini diharapkan melahirkan solusi kilat bagi warga Jakarta.

Sementara itu, Sahroni meminta seluruh kader Nasdem Jakarta aktif bergerak mengawal aspirasi konstituennya. Sahroni mengingatkan, melayani masyarakat merupakan amanat langsung dari Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh.

"Kita ingin seluruh jajaran Nasdem menjadi jembatan bagi masyarakat. Itu adalah komitmen Partai dan juga arahan Ketua Umum Bapak Surya Paloh," kata Sahroni.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya