Berita

Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Anti Korupsi (GPM-AK) menggelar demo menuntut Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah segera ditetapkan tersangka. (Foto: Dok. Pribadi)

Hukum

Kortastipikor Polri Didesak Segera Tersangkakan Jampidsus Febrie Adriansyah

JUMAT, 10 JULI 2026 | 13:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipikor) Polri dituntut segera mengusut tuntas temuan emas dan mata uang Dolar dari penggeledahan rumah Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah.

Tuntutan tersebut disampaikan massa dari Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Anti Korupsi (GPM-AK) saat menggelar demo di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026. Dalam aksinya, massa aksi membentangkan berbagai spanduk dan poster bernada kecaman, salah satunya "Copot Febrie dari Jampidsus".

"Rakyat jual emas demi bertahan hidup, oknum penegak hukum timbun emas hasil korup," bunyi poster lain yang dibawa massa.


Dalam orasinya, perwakilan massa aksi, Amri meminta Kortastipikor Polri dan Polda Metro Jaya tidak pandang bulu dan takut mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang menyeret Jampidsus tersebut hingga ke akar-akarnya.

"Kehadiran kami sebagai bentuk dorongan dan dukungan kepada Kortastipikor Polri dan Polda Metro Jaya agar tidak takut membongkar sampai ke akarnya maling uang rakyat, penimbun dolar dan emas," tegas Amri.

GPM-AK juga menyoroti peran institusi TNI. Mereka meminta korps militer tetap menjaga netralitas dan selalu berpihak kepada rakyat, bukan menjadi pelindung oknum pejabat yang bermasalah.

"Jangan ada intervensi dari pihak manapun yang mencoba menghalangi penyidikan terhadap sosok Febrie Ardiansyah, Jampidsus Kejaksaan Agung," tegas Amri.

Demi transparansi, massa juga mendesak KPK turun tangan melakukan asistensi dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan jabatan ini. GPM-AK pun mengapresiasi gerak cepat kepolisian dan berharap kasus ini segera naik ke tingkat yang lebih tinggi.

"Saya sangat apresiasi ketika sosok Febrie Adriansyah segera ditetapkan sebagai tersangka," imbuhnya.

Aksi unjuk rasa berjalan tertib di bawah kawalan ketat aparat kepolisian. Massa mengancam akan kembali turun ke jalan dengan gelombang yang lebih besar jika tuntutan mereka untuk memeriksa Jampidsus tidak segera direspons.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya