Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Indeks Keyakinan Konsumen Juni 2026 Anjlok ke Titik Terendah

Sejak Juni 2025
KAMIS, 09 JULI 2026 | 23:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi pada Juni 2026 melemah dan mencapai level terendah dalam sembilan bulan terakhir. 

Hal itu tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) yang menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) berada di level 117,8.

Angka tersebut turun dibandingkan posisi Mei 2026 yang sebesar 120,9 dan menjadi yang terendah sejak September 2025, saat IKK tercatat di level 115.


Meski mengalami penurunan, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan tingkat keyakinan masyarakat masih berada pada zona optimistis.

"Hal ini tercermin dari IKK Juni 2026 yang berada di level optimis," ujar Ramdan dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Kamis, 9 Juli 2026.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, IKK bergerak di kisaran 120,9 hingga 127 sebelum akhirnya melemah pada Juni.

BI menjelaskan penurunan keyakinan konsumen dipengaruhi oleh melemahnya persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi terhadap kondisi ekonomi enam bulan mendatang.

Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tercatat turun dari 112,2 pada Mei menjadi 109,2 pada Juni. Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga melemah dari 129,7 menjadi 126,4.

Pelemahan IKE terjadi seiring turunnya seluruh komponen pembentuknya. Indeks penghasilan saat ini menurun dari 123,2 menjadi 119,8, indeks ketersediaan lapangan kerja turun dari 105 menjadi 101,8, sedangkan indeks pembelian barang tahan lama berkurang dari 108,3 menjadi 105,9.

Dari sisi kelompok pengeluaran, konsumen dengan pendapatan di atas Rp5 juta per bulan tercatat sebagai kelompok yang paling optimistis terhadap kondisi ekonomi dibandingkan kelompok berpendapatan di bawah Rp5 juta.

Sementara berdasarkan usia, tingkat optimisme tertinggi tercatat pada responden berusia 20-30 tahun.

Adapun secara wilayah, penurunan keyakinan konsumen paling besar terjadi di Makassar, Banten, dan Medan.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya