Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Menguat ke Level 5.885 di Sesi I, Sektor Energi dan Bahan Baku Jadi Penopang

KAMIS, 09 JULI 2026 | 12:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I pada Kamis siang 9 Juli 2026 di zona hijau. IHSG ditutup menguat 0,21 persen atau naik 12,325 basis poin ke level 5.885,697. 

Setelah dibuka pada level 5.873 di pagi hari, laju pergerakan indeks sepanjang sesi pertama terpantau bergerak variatif pada rentang batas bawah 5.839 hingga batas atas 5.904.

Pergerakan pasar saham siang ini ditopang oleh 319 saham yang menguat, sementara 268 saham lainnya mengalami pelemahan dan sisanya bergerak stagnan. Adapun tiga saham yang mencatatkan nilai transaksi terbesar serta paling aktif ditransaksikan oleh para pelaku pasar adalah Bank Central Asia (BBCA), Bakrie & Brothers (BACH), dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI).


Dari sisi sektoral, performa IHSG utamanya didorong oleh penguatan di sektor bahan baku (IDXBASIC) yang melesat 1,56 persen, disusul sektor energi (IDXENERGY) yang naik 1,43 persen, serta sektor transportasi (IDXTRANS) yang menguat 1,40 persen. 

Sektor industri (IDXINDUST) juga turut menguat 1,17 persen, diikuti sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) sebesar 0,41 persen dan sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) sebesar 0,59 persen.

Sebaliknya, penekanan IHSG datang dari sektor kesehatan (IDXHEALTH) yang terkoreksi paling dalam hingga -1,27 persen. 

Sektor keuangan (IDXFINANCE) dan properti (IDXPROPERT) juga masing-masing menyusut -0,28 persen dan -0,18 persen, disusul sektor infrastruktur (IDXINFRA) yang turun -0,15 persen serta sektor teknologi (IDXTECHNO) yang melemah tipis -0,08 persen.

Sementara itu, pergerakan indeks acuan lainnya mencatatkan hasil yang bervariasi. 

Indeks Jakarta Islamic Index (JII) memimpin penguatan signifikan sebesar 0,95 persen ke level 345,675, diikuti indeks LQ45 yang naik tipis 0,10 persen ke posisi 583,494. 

Berbanding terbalik, indeks IDX30 dan MNC36 kompak berada di zona merah dengan penurunan sejenis sebesar -0,10 persen, masing-masing parkir di level 330,118 dan 255,734.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya