Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Merah Tertekan Konflik Baru AS-Iran

RABU, 08 JULI 2026 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia-Pasifik bergerak melemah pada pembukaan perdagangan Rabu, 8 Juli 2026.

Sentimen investor tertekan setelah konflik terbaru antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,55 persen, sementara indeks Topix melemah 0,7 persen. 


Di Korea Selatan, indeks Kospi terkoreksi 0,72 persen dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq anjlok 1,94 persen. 

Sementara itu, indeks acuan Australia, S&P/ASX 200, turun lebih dalam sebesar 1,36 persen.

Pelemahan bursa terjadi setelah AS melancarkan serangan terhadap Iran sebagai respons atas serangan terhadap tiga kapal dagang di Selat Hormuz. 

Eskalasi konflik tersebut mendorong harga minyak dunia naik dan memicu kekhawatiran bahwa tekanan inflasi global bisa kembali meningkat, sehingga membuat pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko seperti saham.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya