Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Emas Tergelincir Akibat Skenario Suku Bunga Tinggi

RABU, 08 JULI 2026 | 07:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia bergerak melemah pada penutupan perdagangan Selasa 7 Juli 2026.

Emas spot turun 0,5 persen ke 4.144,36 Dolar AS per ons dan emas berjangka AS melemah 0,3 persen ke 4.157,40 Dolar AS per ons. 

Koreksi ini terjadi setelah emas sempat menyentuh level tertinggi dua pekan pada hari Senin akibat melemahnya data tenaga kerja AS.


Pemicu utama pelemahan ini adalah kembali meningkatnya kekhawatiran inflasi menyusul lonjakan harga minyak setelah serangan terhadap dua kapal tanker di Selat Hormuz, serta ketegangan antara Iran dan AS. 

Situasi ini menyadarkan pasar bahwa Federal Reserve kemungkinan besar akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama demi menekan inflasi, di mana data FedWatch menunjukkan peluang 60 persen kenaikan suku bunga pada September nanti. Investor kini bersikap waspada menanti rilis risalah rapat kebijakan (FOMC) bulan Juni untuk mendapat petunjuk arah kebijakan moneter selanjutnya. Karena emas tidak memberikan imbal hasil, prospek suku bunga tinggi ini otomatis menggerus daya tariknya.

Meski tertekan, penurunan harga emas tertahan oleh sentimen positif dari Asia. Bank Sentral China (PBOC) melanjutkan tren bullish dengan menambah cadangan emasnya selama 20 bulan berturut-turut menjadi 75,44 juta troy ounce hingga akhir Juni. 

Di saat yang sama, Hong Kong resmi meluncurkan sistem kliring terpusat dan mengaktifkan kembali kontrak berjangka emas untuk memperkuat posisinya sebagai pusat perdagangan regional.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya