Berita

Ilusyrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham Eropa Tersungkur setelah Aksi Jual Saham AI Guncang Pasar

RABU, 08 JULI 2026 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL.  Pasar saham Eropa mengalami hari yang penuh gejolak pada penutupan perdagangan Selasa 7 Juli 2026 waktu setempat.

Setelah sempat menyentuh rekor tertinggi di awal pekan, indeks pan-Eropa STOXX 600 tergelincir 0,65 persen ke level 646,29. Aksi jual massal di sektor teknologi global menjadi pemicu utama kejatuhan ini. 

Kekhawatiran bahwa euforia kecerdasan buatan (AI) mulai jenuh memukul telak saham-saham semikonduktor, memicu keraguan pasar apakah pertumbuhan pendapatan tinggi tersebut bisa bertahan jika hambatan pasokan mulai mengurai.


Di saat yang sama, ketegangan geopolitik baru di Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak dunia, yang membangkitkan kembali kecemasan inflasi dan mengerek imbal hasil obligasi. Sentimen ini, bersamaan dengan dicermatinya KTT NATO oleh para investor untuk memetakan potensi belanja pertahanan baru, membelah arah pergerakan pasar secara kontras antara Eropa daratan dan Inggris.

Bursa Jerman menjadi yang paling terpukul dengan indeks DAX 40 merosot sekitar 1,4 persen ke level 25.465, sekaligus menghentikan tren penguatan selama lima hari berturut-turut. 

Saham semikonduktor menjadi penekan utama, dengan Infineon Technologies anjlok 7,9 persen, disusul Siemens Energy yang jatuh 7,7 persen setelah mendapat penurunan peringkat dari Barclays.

Di Prancis, indeks CAC 40 melemah 0,5 persen ke 8.436. STMicroelectronics merosot 8 persen mengikuti aksi jual global, sementara Schneider Electric dan Safran ikut tertekan. Pelemahan sempat tertahan oleh penguatan saham barang mewah seperti L'Oréal, LVMH, dan Hermès, serta kenaikan TotalEnergies yang diuntungkan lonjakan harga minyak.

Berbeda dengan bursa Eropa daratan, indeks FTSE 100 Inggris justru naik 0,3 persen ke level tertinggi dalam empat bulan. Penguatan ditopang reli saham energi, dengan Shell melonjak 3,8 persen dan BP naik 1,7 persen seiring prospek bisnis energi yang membaik.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya