Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama PM India Shri Narendra Modi di Jakarta International Convention Center (JICC) pada Selasa, 7 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Presiden Prabowo:

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

RABU, 08 JULI 2026 | 04:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa demokrasi bukanlah sistem yang mudah dijalankan. Meski demikian, Presiden meyakini bahwa demokrasi tetap menjadi sistem terbaik untuk mewujudkan kehidupan bernegara yang adil dan inklusif.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam sambutannya saat menghadiri acara Indian Community Reception yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta pada Selasa, 7 Juli 2026.

“Demokrasi bukanlah jalan yang mudah, bukan sistem yang mudah. Itu tidak mudah. Terkadang itu sangat berantakan. Tapi saya pikir kita setuju bahwa itu adalah sistem terbaik untuk keadilan, untuk harapan, untuk inklusivitas,” ucap Presiden.


Menurut dia, demokrasi tidak terlepas dari berbagai tantangan, mulai dari ancaman hingga upaya sejumlah pihak yang ingin melemahkan sistem tersebut. Namun, Presiden menegaskan bahwa tantangan tersebut tidak mengurangi komitmen untuk terus menjaga dan mempertahankan demokrasi.

“Ada bahaya-bahaya dalam demokrasi. Ada jebakan. Ada rintangan. Ada orang yang ingin membajak demokrasi. Tapi kita tidak bisa menyerah. Kita harus percaya pada demokrasi dan kita harus berusaha untuk mempertahankan demokrasi. Ini adalah cara terbaik dari semua sistem yang telah kami coba, yang telah dicoba oleh peradaban manusia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengapresiasi keberhasilan India sebagai negara demokrasi dengan jumlah penduduk terbesar di dunia yang mampu menjaga stabilitas pemerintahan di tengah keberagaman. Menurut Presiden, keberhasilan India mewujudkan transisi pemerintahan yang berlangsung damai selama bertahun-tahun merupakan pencapaian yang dapat dipelajari oleh Indonesia.

“Kami melihat India, sebuah negara berpenduduk 1,4 miliar orang, banyak, banyak kelompok etnis seperti kami, banyak bahasa regional yang berbeda. Tetapi mengelola begitu banyak tahun transisi pemerintahan yang damai di banyak negara bagian. Dan di Uni India itu sendiri, ini adalah pencapaian yang luar biasa,” tuturnya.

“Dan Indonesia, saya sendiri juga mempelajari ini dan mengikuti pencapaian luar biasa dari India,” sambungnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus belajar dari pengalaman India dalam memperkuat demokrasi. Menurutnya, pembelajaran tersebut merupakan hal penting bagi Indonesia sebagai negara yang juga memiliki banyak keberagaman.

“Yang penting adalah, masyarakat Indonesia harus belajar dari pengalaman India,” pungkasnya.

Pesan Presiden Prabowo tersebut menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan India tidak hanya dibangun melalui kerja sama ekonomi, perdagangan, dan politik, tetapi juga melalui saling berbagi pengalaman dalam memperkuat demokrasi, menjaga persatuan dalam keberagaman, serta membangun pemerintahan yang stabil demi kemajuan kedua bangsa.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya