Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Dunia

RI-Singapura Sepakat Jaga Keamanan Selat Malaka dari Perompakan hingga Polusi

SENIN, 06 JULI 2026 | 16:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia dan Singapura kembali menegaskan komitmen bersama untuk menjaga keamanan Selat Malaka sebagai salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia. 

Komitmen itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong usai pertemuan tahunan Leaders' Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.

Prabowo menegaskan, sebagai dua negara yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka, Indonesia dan Singapura memiliki kepentingan bersama untuk menjaga jalur pelayaran internasional tersebut tetap bebas dilalui semua pihak.


Karena itu, upaya menjaga Selat Malaka dari berbagai potensi gangguan, mulai dari polusi, kecelakaan pelayaran, hingga aksi perompakan, menjadi tanggung jawab yang tidak bisa diabaikan.

"Kita harus memelihara keamanan dan perdamaian di selat tersebut, termasuk menjaga dari polusi, kecelakaan, serta perompakan. Hal ini merupakan kepentingan yang sangat vital bagi negara-negara di sekitar Selat Malaka," tegas Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden mengatakan Indonesia akan terus berkoordinasi dengan Malaysia dan Thailand untuk memastikan Selat Malaka tetap terbuka, aman, dan dapat diakses oleh seluruh pengguna sesuai ketentuan UNCLOS 1982. 

Ia juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kemitraan dengan Singapura demi mendukung stabilitas, pertumbuhan ekonomi, dan kemakmuran kawasan Asia Tenggara.

"Dengan kerja sama yang baik, hal ini akan menguntungkan tidak hanya rakyat Indonesia dan rakyat Singapura, tetapi juga akan menyumbang stabilitas, pertumbuhan, dan kemakmuran di seluruh Asia Tenggara," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya