Berita

Presiden Iran Mahmoud Pezeshkian (Foto: Kantor Presiden Iran)

Dunia

Iran Kecam Bungkamnya Dunia Internasional terhadap Kejahatan Israel

MINGGU, 05 JULI 2026 | 10:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengecam keras sikap dunia internasional yang dinilainya memilih bungkam terhadap berbagai tindakan Israel di kawasan Timur Tengah. 

Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian saat berpidato dalam konferensi peringatan untuk mendiang mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, di Summit Hall, Teheran, pada Sabtu waktu setempat, 4 Juli 2026.

Dalam pidatonya, ia menyesalkan organisasi internasional dan kelompok pembela hak asasi manusia yang dinilai tidak mengambil langkah nyata untuk menghentikan tindakan Israel. 


"Organisasi internasional dan para pembela hak asasi manusia diharapkan dapat mencegah tindakan tersebut, tetapi yang diberikan justru dukungan politik dan logistik," kata Pezeshkian.

Dia juga menuding Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas berbagai konflik dan instabilitas di kawasan Timur Tengah. 

Menurutnya, Israel telah melancarkan serangan ke sejumlah negara di kawasan, sementara negara-negara Muslim tidak pernah menjadi pihak yang memulai agresi tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Pezeshkian menyinggung dimulainya babak kepemimpinan baru bagi dunia Islam setelah wafatnya Khamenei. 

Dia menegaskan bahwa kepemimpinan saat ini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan umat Islam, sekaligus melanjutkan cita-cita revolusi dengan memperkuat solidaritas di antara negara-negara Muslim.

Pidato tersebut berlangsung bersamaan dengan dimulainya rangkaian upacara pemakaman Khamenei di Teheran yang dihadiri ribuan pelayat. 

Prosesi penghormatan terakhir juga diikuti sejumlah kepala negara, pejabat tinggi, dan tokoh agama sesuai jadwal resmi yang telah ditetapkan pemerintah Iran.

Rangkaian pemakaman akan berlanjut hingga awal pekan depan, dengan prosesi utama digelar di Teheran sebelum jenazah dibawa ke Qom, kemudian ke sejumlah kota suci di Irak, dan akhirnya dimakamkan pada 9 Juli di Kompleks Makam Imam Ali Reza di Kota Mashhad, salah satu situs paling suci bagi umat Syiah.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya