Berita

Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansyah. (Foto: Dok. RMOL)

Nusantara

Pemilik Suara Mubes Diusulkan Evaluasi Regulasi Pencalonan Ketum Jakmania

MINGGU, 05 JULI 2026 | 05:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Musyawarah Besar (Mubes) The Jakmania 2026 menjadi sorotan tajam. Di tengah harapan organisasi untuk bertransformasi menjadi entitas yang lebih profesional, modern, dan inklusif, muncul kekhawatiran dari akar rumput terkait regulasi pemilihan ketua umum yang dianggap masih menggunakan cara-cara lama yang eksklusif.

Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansyah yang mengaku siap maju dalam bursa caketum Jakmania menegaskan, Mubes bukan sekadar ajang perebutan posisi, melainkan momentum untuk mempererat ikatan dan memajukan organisasi melalui persaingan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Bagi saya, mencalonkan diri adalah bentuk pengabdian. Kita ini satu keluarga besar Persija. Jadi, meski kita berkompetisi, semangatnya harus tetap sportivitas dan kekeluargaan," kata Endriansyah, dikutip Minggu 5 Juli 2026.


Meski begitu, dalam bursa pencalonan,  Endriansyah mendorong dilakukan evaluasi regulasi caketum Jakmania.

"Salah satunya syarat administrasi berupa Kartu Tanda Anggota atau KTA, dan syarat administratif lainnya yang terdapat dalam AD/ART The Jakmania," kata Endriansyah.

Ia mengaku sejak beberapa bulan lalu berupaya memperoleh KTA Jakmania, namun hingga kini tidak berhasil.

"Karena itu, saya berharap persoalan administrasi ini dapat dilihat secara jernih, tidak hanya sebagai soal kartu, tetapi sebagai bagian dari semangat membuka ruang partisipasi bagi keluarga besar Jakmania," kata Endriansyah.

Endriansyah mengingatkan bahwa The Jakmania juga bukan partai politik, bukan organisasi profesi, dan bukan lembaga birokrasi yang cara pandangnya harus selalu kaku, formal, dan administratif.

"The Jakmania adalah organisasi suporter. Ia tumbuh dari cinta, loyalitas, persaudaraan, dan kebanggaan terhadap Persija Jakarta," kata Endriansyah.

Karena itu, Mubes The Jakmania seharusnya menjadi ruang yang sportif, terbuka, dan menggembirakan. Ruang bagi gagasan, ruang bagi pembaruan, dan ruang bagi siapa pun yang ingin ikut membesarkan Jakmania.

"Jakmania harus terus menjadi kekuatan moral yang memberi dorongan semangat kepada Persijauntuk tampil dalam performa terbaik, meraih prestasi gemilang, dan menjadi kebanggaan Kota Jakarta," pungkas Endriansyah.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya