Berita

Akademisi Nahdlatul Ulama (NU) Zainul Maarif (kedua dari kanan). (Foto: Repro RMOL)

Politik

Muktamar NU Dituntut Mampu Jawab Tantangan Organisasi

MINGGU, 05 JULI 2026 | 04:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) harus mampu menjawab berbagai tantangan organisasi, terutama terkait arah kepemimpinan dan warisan (legacy) yang akan ditinggalkan bagi masa depan NU.

Pandangan itu disampaikan Akademisi NU, Zainul Maarif, dalam Halaqah Pra Muktamar bertajuk "Quo Vadis NU? Apakah NU Masih Milik Umat?" di Ciganjur, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam, 4 Juli 2026.

Menurut Zainul, salah satu persoalan mendasar yang perlu dipikirkan adalah legacy kepemimpinan NU ke depan.


"Salah satu hal yang perlu dipikirkan adalah sebenarnya legacy selanjutnya apa?" ujar Zainul.

Ia menilai pembahasan mengenai masa depan NU tidak hanya berkutat pada aspek kepengurusan, tetapi juga menyangkut peran ulama dalam membangun organisasi.

Selain sebagai agamawan, Zainul berharap NU terus menjadi ruang lahirnya para ilmuwan yang memiliki kompetensi tinggi dan memberi kontribusi bagi bangsa.

"Nah kalau ulama itu adalah ilmuwan seharusnya sampai taraf itu di mana NU selanjutnya adalah ladang yang di situ Indonesia akan menuai para ilmuwan yang sangat kompeten sangat banyak dan itu sudah dimulai sejak minimal sejak zaman Kyai Said Aqil Siradj," pungkasnya.

Turut hadir narasumber lain dalam acara tersebut, di antaranya; Ketua PBNU Savic Ali, Wasekjen PP ISNU Amin Mudzakir, hingga Pengurus LD PBNU Achmad Ikrom.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya