Berita

Para pemain Mesir merayakan kemenangan atas Australia lewat drama adu penalti di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Sabtu dini hari WIB, 4 Juli 2026. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Sepak Bola

Mesir Ukir Sejarah Piala Dunia Usai Tumbangkan Australia Lewat Tos-tosan

SABTU, 04 JULI 2026 | 03:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mesir meraih sukses melangkah ke babak 16 besar usai menumbangkan Australia pada babak 32 besar di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Sabtu dini hari WIB, 4 Juli 2026.

Pada waktu normal pertandingan, kedua kesebelasan saling jual beli serangan. Mesir unggul lebih dulu atas Australia di menit ke-13 lewat sundulan Emam Ashour usai meneruskan umpan silang dari Karim Hafez.

Kedudukan 1-0 untuk Mesir bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Tim Kanguru tampil ngotot untuk menyamakan kedudukan.


Alhasil pada menit ke-55, Australia menyamakan kedudukan 1-1 lewat gol bunuh diri pemain Mesir Mohamed Hany.

Hingga 90 menit berlangsung, Mesir terlihat lebih banyak menguasai pertandingan. Memasuki babak tambahan, Mesir juga tampil dominan.

Mohamed Salah dkk terlihat ingin memenangkan pertandingan tanpa lewat adu penalti. Sebaliknya, Australia terlihat lebih bertahan dan berharap mencapai babak adu penalti.

120 menit telah dilakoni kedua tim. Pemenang pertandingan kemudian ditentukan lewat drama adu penalti alis tos-tosan.

Nahas, eksekutor pertama Australia, sang kapten Harry Souttar gagal memasukan bola usai tendangannya melambung ke kiri atas gawang Mesir yang dikawal Mohamed El Shenawy.

Sementara para eksekutor Mesir berhasil menceploskan bola ke gawang Australia yang dikawal Mathew Ryan.

Nasib sial kembali menimpa penendang keempat Australia, Lucas Herrington. Pemain berusia 18 tahun terlihat tegang saat menghadapi bola di titik 12 pas. Alhasil tendangannya mengenai mistar gawang Mesir.

Selanjutnya, penentu kemenangan Mesir ada di pundak bek Hossam Abdelmaguid. Pemain bernomor punggung 4 itu dengan tenang mengecoh Mathew Ryan. Praktis gol itu mengantarkan kemenangan Mesir lewat drama adu penalti dengan skor 4-2.

Mesir menjadi negara Afrika kedua yang lolos ke babak 16 besar setelah Maroko yang juga melangkah maju melalui drama adu penalti kontra Belanda.

Kemenangan ini membuat Mesir mengukir sejarah di Piala Dunia dengan lolos ke babak 16 besar. 

Kekalahan Australia membuat wakil Asia tidak ada yang berhasil lolos ke babak 16 besar. Sebelumnya, Jepang gagal melangkah usai takluk dari Brasil 1-2.            
  

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya