Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi Badko HMI Sulbar)

Nusantara

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

SABTU, 04 JULI 2026 | 01:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Barat meminta Divisi Propam Markas Besar Polri segera mengambil alih penanganan kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Kepala Kepolisian Resor Pasangkayu, AKBP Joko Kusumadinata, terhadap bawahannya sendiri. 

Selain kekerasan, Badko HMI juga menyoroti beredarnya informasi soal dugaan upaya pemaksaan perdamaian kepada korban.
 
Peristiwa itu diduga terjadi usai perayaan Hari Bhayangkara ke-80. Korban dikabarkan mengalami luka memar, wajah babak belur akibat pukulan, tamparan, dan tendangan, serta sempat ditempatkan di ruang Propam Polres Pasangkayu pasca kejadian. 


Pemicunya diduga kesalahpahaman: Kapolres mengira anggotanya menyenggol anaknya hingga jatuh, padahal keterangan saksi justru menyebut anak tersebut tersenggol oleh Kapolres sendiri.
 
Sekretaris Umum Badko HMI Sulbar, Ramli, SH menegaskan perkara ini tak layak ditangani hanya di tingkat daerah.
 
“Kami mendesak Propam Mabes Polri turun tangan langsung. Penanganan harus independen dan transparan, bebas dari konflik kepentingan maupun tekanan jabatan,” ujar Ramli lewat keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.
 
Ia mengungkap laporan serupa mengenai sikap arogan dan tindakan kekerasan terhadap anggota sudah berkali-kali diterima. 

“Ini patut diduga bukan kejadian pertama. Propam pusat wajib mendalami apakah ada pola perilaku berulang,” jelasnya.
 
Badko HMI juga menyoroti keras dugaan pemaksaan perdamaian. Organisasi berlambang hijau hitam ini juga mendapatkan informasi adanya upaya mendesak korban berdamai. 

"Perlu ditegaskan: sekalipun berdamai, tanggung jawab etik dan disiplin tidak gugur. Etika institusi tidak boleh diperjualbelikan atau dihapus hanya karena kesepakatan damai,” tegas Ramli.
 
Organisasi mahasiswa ini pun meminta langkah tegas. Menurutnya, Kapolres adalah teladan, bukan pelaku kekerasan. 

"Kami minta Kapolri segera mencopot AKBP Joko Kusumadinata dari jabatannya selama proses berlangsung. Jika terbukti bersalah, jatuhkan sanksi pemberhentian secara tega, tidak ada toleransi,” tuntutnya.
 
Badko HMI Sulbar menyatakan akan menggalang dukungan organisasi kepemudaan dan masyarakat sipil. Jika tuntutan tak direspons serius, mereka siap menggelar aksi di Mapolda Sulbar hingga mengawal kasus ini ke Mabes Polri.
 
“Kami bukan ingin menjatuhkan Polri, melainkan menjaga marwahnya. Penegakan hukum tanpa pandang bulu adalah satu-satunya cara menjaga kepercayaan publik,” pungkas Ramli.
 
Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media lewat pesan Whatsapp, Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata belum memberikan tanggapan resmi.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya