Berita

Ilustrasi

Bisnis

Komisi Ojol 8 Persen Berlaku, Gojek Jaga Ongkos Pelanggan Tetap Terjangkau

JUMAT, 03 JULI 2026 | 21:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Gojek mulai menyesuaikan tarif dasar layanan GoRide Reguler setelah pemerintah memangkas batas maksimal komisi ojek online menjadi 8 persen mulai 1 Juli 2026. 

Berdasarkan tangkapan layar (screenshot) informasi yang dikirimkan Gojek kepada semua driver per 1 Juli, perseroan mengatakan perubahan diambil agar ongkos yang dibayar pelanggan tetap terjangkau, sekaligus menjaga pendapatan mitra pengemudi.

"Mulai 1 Juli, Gojek akan melakukan penyesuaian skema komisi untuk semua layanan GoRide (GoRide Reguler, Comfort, Hemat, Instant, dan EV)," tulis Gojek dalam pemberitahuan kepada mitra yang diterima RMOL pada Jumat 3 Juli 2026.


Bersamaan dengan penurunan komisi dari 20 persen menjadi 8 persen, tarif dasar GoRide Reguler juga diturunkan. Dalam simulasi yang dibagikan perusahaan, tarif perjalanan berubah dari Rp13.000 menjadi Rp11.500. Namun setelah ditambah biaya jasa aplikasi Rp2.000, total yang dibayar pelanggan tetap Rp13.500.

Meski tarif dasar turun, porsi pendapatan pengemudi justru meningkat. Jika sebelumnya mitra menerima 80 persen dari tarif perjalanan atau Rp10.400, kini penghasilan mereka menjadi Rp10.580 atau setara 92 persen dari tarif perjalanan.

Berikut ilustrasi perubahan tarif Goride reguler:

Dulu 
Tarif Perjalanan Rp13.000
Biaya Jasa Aplikasi Rp2.000 
Promo -Rp1.500
Total Tarif Pelanggan Rp13.500
Total Penghasilan Mitra Rp10.400 (80 persen dari Tarif Perjalanan)

Sekarang 
Tarif Perjalanan Rp11.500 (Tarif dasar menjadi lebih rendah)
Biaya Jasa Aplikasi Rp2.000 
Promo (Tidak ada promo) 
Total Tarif Pelanggan Rp13.500 
Total Penghasilan Mitra Rp10.580 (92 persen dari Tarif Perjalanan)

Selain itu, berikut ilustrasi pendapatan yang diperoleh Gojek dalam skema baru perubahan tarif tersebut:

Dulu
Komisi Gojek Rp2.600 (20 persen dari tarif perjalanan)
Biaya Jasa Aplikasi Rp2.000
Promo untuk pelanggan -Rp1.500
Total pendapatan Gojek Rp3.100

Sekarang
Komisi Gojek Rp920 (8 persen dari tarif perjalanan)
Biaya Jasa Aplikasi Rp2.000
Promo untuk pelanggan -
Total pendapatan Gojek Rp2.920

Menurut Gojek, penyesuaian tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara keterjangkauan tarif bagi pelanggan dan keberlanjutan pendapatan mitra.

"Kami berupaya agar penghasilan mitra tetap stabil dari keseluruhan trip yang diperoleh setiap harinya. Oleh karena itu, kami menjaga tarif yang dibayarkan pelanggan tetap terjangkau agar jumlah trip terjaga dan berkelanjutan," tulis perusahaan.

Perubahan serupa diterapkan pada layanan GoRide Hemat. Selain penerapan komisi 8 persen, Gojek juga menghapus biaya langganan Gacor yang sebelumnya berasal dari potongan penghasilan mitra.

Dalam ilustrasi perusahaan, penghasilan bersih mitra GoRide Hemat meningkat menjadi 92 persen dari tarif perjalanan. Contoh, dari Rp9.000 menjadi Rp10.212 karena driver tidak lagi dibebankan pada biaya langganan. Sementara pelanggan membayar Rp9.000 setelah memperoleh promo Rp2.100.

Penyesuaian tarif tersebut merupakan tindak lanjut atas berlakunya Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur penurunan batas maksimal komisi layanan angkutan penumpang roda dua dari 20 persen menjadi 8 persen. 

Besaran tarif GoRide sendiri juga masih berada dalam rentang tarif yang diatur melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 667 Tahun 2022.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya