Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Setwapres)

Politik

Prioritaskan Kawal Pemerintahan, Relawan Gibranku Belum Bahas 2029

JUMAT, 03 JULI 2026 | 18:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Organisasi relawan Gibranku menegaskan belum memiliki agenda mendorong Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2029. Penegasan itu disampaikan sebagai respons atas pemberitaan mengenai konsolidasi relawan GP-Gibran yang mendorong Gibran menjadi calon presiden.

Relawan Gibranku menegaskan pernyataan Garda Pemuda Generasi Indonesia Bersatu untuk Rakyat dan Nusantara atau GP-Gibran yang mendorong Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon presiden merupakan aspirasi organisasi relawan tersebut dan tidak mewakili seluruh kelompok relawan pendukung Gibran.

Ketua Umum Gibranku, Ananta Agung Junaedy, mengatakan organisasinya menghormati setiap aspirasi yang berkembang di kalangan relawan. Namun, ia menegaskan pemberitaan mengenai dorongan pencapresan Gibran tidak dapat digeneralisasi sebagai sikap semua relawan.


"Gibranku menghormati setiap aspirasi yang disampaikan oleh teman-teman relawan, dalam hal ini GP-Gibran. Namun perlu kami sampaikan bahwa pernyataan tersebut adalah murni aspirasi dari salah satu relawan dan tidak merepresentasikan semua relawan," ujar Ananta dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 3 Juli 2026.

Ananta menegaskan, hingga saat ini pihaknya tetap berpegang pada arahan yang disampaikan Gibran agar seluruh relawan menjaga soliditas dan fokus mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Gibranku masih tetap berpegang pada arahan yang disampaikan Mas Wapres kepada kami bahwa relawan harus tetap solid dan setia mengawal serta mendukung program-program pemerintahan Prabowo-Gibran sampai ujung atau hingga akhir," katanya.

Lebih lanjut, Ananta membantah adanya arahan kepada kelompoknya untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik mendatang.

Ia menegaskan fokus organisasi saat ini sepenuhnya diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program-program pemerintah dalam rangka mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Gibranku sama sekali tidak pernah diminta untuk menyiapkan diri menghadapi kompetisi politik ke depan. Fokus kami hari ini adalah mendukung program-program pemerintahan demi terwujudnya Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," tegasnya.

Ananta mengatakan pernyataan tersebut disampaikan sebagai penyeimbang atas pemberitaan yang berkembang terkait wacana pencalonan Gibran pada Pilpres 2029.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya