Berita

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Muhammad Qodari. (Foto: RMOL/ Hani Fatunnisa)

Politik

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

JUMAT, 03 JULI 2026 | 16:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah terus memperluas implementasi program digitalisasi pembelajaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Kepala Badan Komunikasi (Bakom RI), Muhammad Qodari mengatakan, berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), hingga 2025 sebanyak 288.865 satuan pendidikan telah menerima Papan Interaktif Digital (PID) beserta perangkat pendukung seperti laptop dan hard disk eksternal.

Selain itu, 8.265 satuan pendidikan memperoleh dukungan internet, 2.389 satuan pendidikan menerima bantuan listrik, 33.156 guru dan tenaga kependidikan telah mengikuti pelatihan, serta 2.856 konten pembelajaran digital dikembangkan untuk mengoptimalkan penggunaan perangkat di ruang kelas.


"Program ini telah menjangkau ratusan ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia," kata Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip Jumat, 3 Juli 2026.

Pada 2026, pemerintah melanjutkan proses pengadaan PID sembari melakukan pendampingan kepada sekolah dan menyusun materi pembelajaran digital. 

"Sebanyak 99,5 persen siswa menyatakan pembelajaran menggunakan PID jauh lebih menarik. Dari sisi pemahaman materi, 98 persen siswa mengaku memahami materi yang diajarkan," kata Qodari menyampaikan hasil evaluasi dari Kemendikdasmen atas implementasi program ini.

Qodari menambahkan, mayoritas guru kini mulai menerapkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan variatif. Perubahan pendekatan tersebut turut mendorong meningkatnya partisipasi siswa di dalam kelas. 

Pemerintah pun memastikan pemerataan manfaat digitalisasi tetap menjadi prioritas, terutama bagi sekolah-sekolah di wilayah 3T.

Berdasarkan data Kemendikdasmen per 29 Juni 2026, program digitalisasi pembelajaran di wilayah 3T sepanjang 2025 telah menjangkau 13.838 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. 

Pemerintah juga menyalurkan bantuan listrik bagi 49 SMP, layanan internet untuk 4.316 sekolah, serta 30.285 unit laptop dan hard disk bagi sekolah penerima manfaat. 

"Meski demikian, kami menyadari bahwa kesetaraan dengan wilayah perkotaan belum sepenuhnya tercapai,” kata Qodari.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen agar arah digitalisasi pembelajaran pada 2026 tidak hanya berfokus pada penambahan jumlah perangkat PID, tetapi juga memperkuat infrastruktur listrik dan internet. 

Pemerintah juga terus meningkatkan pelatihan guru, mengembangkan konten digital, mengintegrasikan platform Rumah Pendidikan dan Learning Management System (LMS), serta memperkuat pendampingan pemanfaatan perangkat secara langsung di sekolah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya