Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

MUI Harap Isu Perlindungan Muslim India Dibahas Dalam Pertemuan Prabowo-Modi

JUMAT, 03 JULI 2026 | 09:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rencana kunjungan balasan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada pertengahan tahun 2026 disambut positif Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Namun, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim berharap pertemuan Modi dengan Presiden RI Prabowo Subianto turut membahas perlindungan hak-hak minoritas Muslim di India.

Sudarnoto kemudian menyinggung laporan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI/OIC) yang menyebut minoritas Muslim di India hingga kini masih kerap mengalami diskriminasi, tindakan kekerasan, serta vandalisme yang dilakukan oleh kelompok Hindu ekstrem.


"Saya sungguh berharap pertemuan PM India dan Presiden RI juga menghasilkan kesepakatan agar pemerintah India melindungi hak-hak beragama umat Islam sebagaimana yang dirasakan warga mayoritas Inda, tidak ada lagi diskriminasi dan apalagi anti Islam dan umat Islam," tegasnya.

Selain isu perlindungan umat Islam, MUI juga mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan India di bidang keagamaan dengan mempertemukan tokoh-tokoh Islam dan Hindu. 

"Kerjasama Indonesia-India dalam bidang keagamaan yang mempertemukan tokoh tokoh Islam dan Hindu sangat penting dalam kerangka kerukunan umat beragama, kemanusiaan dan perdamaian," kata Sudarnoto.

Di sisi lain, Sudarnoto menyayangkan pembatalan secara sepihak rencana pertemuan delegasi MUI dengan PM Modi. 

Padahal, pertemuan tersebut sedianya membahas toleransi, hak dan kedaulatan umat beragama, ekstremisme keagamaan, kerja sama sosial-keagamaan, hingga upaya mewujudkan perdamaian.

"Semoga ini menjadi perhatian PM dan Presiden," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya