Berita

Analis kebijakan publik Muhammad Said Didu. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

JUMAT, 03 JULI 2026 | 06:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menjelang berakhirnya masa kekuasannya, Presiden Joko Widodo alias Jokowi berupaya keras melakukan cawe-cawe dalam pemerintahan Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan analis kebijakan publik Muhammad Said Didu dikutip dari kanal YouTube Forum Keadilan TV, Jumat 3 Juli 2026.  

"Tanggal 13 Oktober 2024 Prabowo dipanggil Jokowi ke Solo terkait pembentukan komposisi Kabinet Merah Putih," kata Said Didu.


Sepekan sebelum pelantikan Presiden/Wapres, di rumah pribadi Jokowi di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Prabowo diminta untuk memasukkan 17 nama orang-orang pilihan Jokowi ke dalam Kabinet Merah Putih.

"Jokowi juga menekan Prabowo soal keberlanjutan IKN (Ibu Kota Nusantara)," kata Said Didu.

Saat itu, kata Said Didu, Prabowo terlihat mengalah dengan menerima sejumlah permintaan Jokowi.

Padahal, kata Said Didu, sebelum pertemuan dengan Jokowi, nama-nama yang sebelumnya berpeluang masuk cabinet terlihat lebih masuk akal dari segi jumlahnya 33 

"Mereka orang-orang profesional. Tapi setelah ketemu 13 Oktober berubah total," kata Said Didu.

Said Didu mengaku memperoleh bocoran bahwa Jokowi melontarkan 4-5 ancaman terhadap Prabowo jika keinginannya tidak diakomodir.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya