Berita

Direktur Geopolitik GREAT Institute Teguh Santosa dan Dubes Venezuela untuk RI Enrique Antonio Acuna Mendoz (Foto: Istimewa)

Dunia

Temui Dubes Enrique, Teguh Santosa Sampaikan Duka Cita atas Gempa Venezuela

KAMIS, 02 JULI 2026 | 16:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Direktur Geopolitik GREAT Institute sekaligus Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup (LH), Dr. Teguh Santosa, menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Venezuela atas gempa bumi yang melanda negara Amerika Selatan tersebut. 

Pesan duka itu disampaikan langsung saat menemui Duta Besar Venezuela untuk Indonesia, Enrique Antonio Acuna Mendoza, di Kedutaan Besar Venezuela, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.

Teguh mengatakan, sebagai negara yang memiliki pengalaman panjang menghadapi berbagai bencana alam, Indonesia turut merasakan kesedihan yang dialami rakyat Venezuela.


"Kesedihan yang dirasakan rakyat Venezuela juga menjadi duka bagi masyarakat Indonesia. Kami berharap rakyat Venezuela diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah ini," ujar Teguh. 

Selain menyampaikan belasungkawa, Dr. Teguh Santosa dan Dubes Enrique turut berdiskusi mengenai perkembangan terkini di wilayah terdampak gempa. 

Pembahasan mencakup kondisi para korban serta berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam proses evakuasi dan penanganan darurat.

Sementara itu, Dubes Enrique, menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan serta ucapan duka cita dari Dr. Teguh Santosa. 

Dukungan moral dari sahabat internasional seperti Indonesia diakui menjadi suntikan kekuatan tersendiri bagi pemerintah dan rakyat Venezuela yang sedang berduka.

Enrique juga memaparkan sejumlah kendala yang dihadapi tim penyelamat di lapangan, mulai dari keterbatasan logistik hingga sulitnya menjangkau sejumlah lokasi terdampak. 

Meski demikian, pemerintah Venezuela terus mengerahkan seluruh kemampuan untuk mempercepat proses evakuasi, penanganan korban, serta pemulihan wilayah yang terdampak gempa.

Pertemuan ini diakhiri dengan harapan bersama agar situasi di Venezuela dapat segera membaik dan proses rekonstruksi wilayah pesisir utara bisa segera dimulai. 

Solidaritas yang ditunjukkan oleh institusi seperti GREAT Institute dan kementerian terkait diharapkan dapat memantik gelombang kepedulian kemanusiaan yang lebih luas dari masyarakat Indonesia.

Gempa 7,5 magnitudo yang mengguncang kawasan pesisir utara Venezuela pada 24 Juni lalu menyebabkan 2.500 orang tewas. 

Tim penyelamat hingga kini masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya