Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Bisnis

Laporan Keuangan Perdana Danantara: Kinerja Emiten Portofolio Mulai Unjuk Gigi

KAMIS, 02 JULI 2026 | 13:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mengonfirmasi bahwa seluruh perusahaan di bawah naungannya telah merampungkan laporan keuangan Tahun Buku 2025. 

Meski begitu, publik harus sedikit bersabar untuk melihat rapor keuangan konsolidasi lembaga ini karena prosesnya masih dalam tahap audit.

Pernyataan resmi ini sekaligus menjadi pembaruan dari target sebelumnya, di mana jajaran eksekutif Danantara sempat menyatakan bahwa laporan keuangan penuh akan dirilis sebelum akhir Juni. Wajar jika laporan ini sangat dinantikan oleh investor dan analis pasar modal; ini merupakan rekam jejak keuangan perdana Danantara sejak resmi didirikan pada Februari 2025 lalu.


Manajemen Danantara menegaskan bahwa penyusunan laporan konsolidasi 2025 ini berjalan linier dengan proses audit yang tengah berlangsung. Dokumen final baru akan dilempar ke publik begitu seluruh tahapan audit rampung. Sayangnya, pihak Danantara belum memberikan tenggat waktu pasti kapan audit selesai maupun jadwal resmi perilisannya.

Di luar urusan audit, Danantara membawa kabar baik dari lini operasional. Sejumlah raksasa strategis yang berada di bawah portofolionya menunjukkan tren performa yang semakin solid.

Sebut saja PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), hingga deretan bank BUMN (pelat merah) yang sukses membukukan kenaikan laba hingga April 2026.

Danantara juga membeberkan ke mana larinya setoran dividen yang mereka terima sepanjang tahun lalu. Alih-alih mengendap, dana tersebut langsung diinvestasikan kembali (reinvestasi) untuk menyokong proyek strategis nasional, yaitu  difokuskan pada pembangunan infrastruktur pendukung bagi penyelenggaraan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi, serta pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy) di Indonesia.

Laporan keuangan konsolidasi Danantara nantinya akan menjadi kompas penting bagi para pelaku pasar.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya