Berita

Bandara Internasional Dhoho Kediri. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Siapkan Haji 2027

Bandara Dhoho Kediri Berpeluang Jadi Embarkasi Baru

KAMIS, 02 JULI 2026 | 01:39 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai menyiapkan langkah strategis untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M. Salah satunya melalui pembahasan pemanfaatan Bandara Internasional Dhoho Kediri sebagai embarkasi haji baru.

Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan bahwa persiapan penyelenggaraan haji harus dilakukan jauh sebelum musim haji dimulai agar setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi jemaah.

“Semua kebijakan yang kita ambil harus berorientasi pada kemaslahatan jemaah dan efisiensi penyelenggaraan haji,” kata Irfan, dikutip dari laman Kemenhaj, Kamis 2 Juli 2026.


Menurut Irfan, pengembangan embarkasi baru bukan sekadar menambah fasilitas, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun sistem pelayanan haji yang semakin berkualitas.

“Yang kita bangun bukan hanya fasilitas, tetapi sistem pelayanan haji yang semakin baik," kata Irfan.

Saat ini, penerbangan haji Embarkasi Surabaya masih menghadapi tantangan karena Bandara Juanda belum dapat melayani pesawat berbadan lebar Boeing 777-300. 

Akibatnya, penerbangan masih menggunakan Airbus A330-300 yang memerlukan technical landing untuk pengisian bahan bakar saat keberangkatan maupun kepulangan sehingga berdampak pada meningkatnya biaya operasional.

Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Mohammad As’Adul Anam, menyampaikan bahwa berdasarkan proyeksi penyelenggaraan haji 2027, Embarkasi Dhoho diperkirakan akan melayani sekitar 10.548 jemaah dari wilayah eks Karesidenan Kediri dan Madiun, termasuk usulan penambahan Kabupaten Jombang dan Kabupaten Bojonegoro.

“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jemaah sekaligus mendukung pemerataan layanan embarkasi haji di Jawa Timur,” kata Anam.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya