Berita

Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Grand Mufti Uzbekistan, Syekh Nuriddin Khaliqnazarov. (Foto: Istimewa)

Politik

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

RABU, 01 JULI 2026 | 22:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama delegasi MPR RI serta para ulama dari Indonesia bertemu dengan Grand Mufti Uzbekistan, Syekh Nuriddin Khaliqnazarov di Kompleks Museum Islamic Center Uzbekistan, Tashkent.

Pada pertemuan ini, Muzani mengatakan, cerita persahabatan Indonesia dengan Uzbekistan telah terjalin ratusan lalu saat Syekh Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik masuk ke Indonesia menyebarkan agama Islam. 

"Pada abad ke 15 datang ke Indonesia seorang ulama terkemuka, Syekk Maulana Malik Ibrahim dari Samarkand, Uzbekistan untuk menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa. Jadi hubungan hati ke hati kita itu sudah terpaut sejak abad ke 15," kata Muzani dalam keterangan tertulis, Rabu 1 Juli 2026.


Kemudian, kata dia, persahabatan itu dirajut kembali oleh Presiden Soekarno ketika ingin berziarah ke makam Imam Bukhari. Momentum itu telah menjadi sejarah yang selalu diingat oleh rakyat Uzbekistan dan juga Indonesia. 

"Momentum sejarah ini telah dicatat dan selalu diingat di hati oleh masyarakat Uzbekistan dan ini juga menjadi kebanggan bangsa Indonesia. Karena kunjungan ziarah Bung Karno, makam Imam Bukhari dibuka kembali untuk para peziarah dunia," ucap Muzani. 

Di hadapan Grand Mufti Uzbekistan, Muzani menyampaikan bahwa kedatangannya kali ini bersama dengan para ulama Indonesia yang terdiri dari pimpinan ormas Islam serta pimpinan pondok pesantren. 

Sebagaimana diketahui bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar dunia. Namun Indonesia juga merupakan negara yang sangat beragam. Perbedaan agama tidak menjadi penghalang bagi Indonesia untuk tetap bersatu dalam perbedaan. 

"Yang menyatukan kita adalah Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara yang juga menjadi pemersatu dari banyaknya perbedaan agama, suku, bahasa, dan etnis," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya