Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Reformasi Polri Sukses di Tengah Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen

RABU, 01 JULI 2026 | 20:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Reformasi yang dijalankan Polri dinilai telah bergerak positif, di saat hasil survei mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum ini mencapai 80 persen.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA), Aminullah Siagian memandang, capaian tingkat kepercayaan publik terhadap Polri yang mencapai 82,4 persen berdasarkan hasil survei terbaru, merupakan salah satu indikator.

"Capaian tingkat kepercayaan publik sebesar 82,4 persen merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya terhadap institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," ujar Aminullah dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026. 


Ia menambahkan, di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, berbagai transformasi kelembagaan terus dilakukan mulai dari peningkatan profesionalisme personel, modernisasi pelayanan publik berbasis digital, hingga penguatan transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum.

"Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga. Polri harus terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, menjunjung tinggi keadilan, serta hadir memberikan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.

Di momen 80 Tahun Bhayangkara ini, lanjut Amin, Polri harus tetap bersyukur dengan Kondisi yang sekarang telah mencapai perbaikan yang signifikan baik secara pribadi anggota polri dan institusi polri terbukti mendapat kepercayaan publik dan selanjutnya lebih meningkat kan nilai spiritual anggota sebagai benteng diri. 

PP GPA, dipastikannya, siap mendukung berbagai upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional sebagai salah satu prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan, pertumbuhan ekonomi, dan terwujudnya cita-cita Indonesia yang maju.

"Dukungan masyarakat dan kritik yang membangun akan menjadi energi positif bagi Polri untuk terus melakukan perbaikan. Sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum merupakan fondasi penting dalam mewujudkan keamanan nasional yang kondusif," demikian Amin menambahkan.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya