Berita

Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf. (Foto: Kemenhaj)

Politik

Penutupan Operasional Haji Jadi Awal Perbaikan Layanan

RABU, 01 JULI 2026 | 18:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf, resmi menutup operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi usai seluruh jemaah haji Indonesia tiba kembali di Tanah Air, Rabu, 1 Juli 2026.

Kloter terakhir, UPG-43, mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pukul 17.05 WITA dengan membawa 242 jemaah. Dengan tibanya kloter tersebut, rangkaian operasional haji Indonesia tahun ini dinyatakan berakhir.

"Alhamdulillah, seluruh jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air dengan selamat. Atas nama Kementerian Haji dan Umrah, saya menyatakan operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi secara resmi telah berakhir," ujar Menhaj di Surabaya.


Sepanjang operasional haji 2026, pemerintah memberangkatkan 527 kelompok terbang (kloter) yang mengangkut 202.636 jemaah haji reguler dari 16 embarkasi di seluruh Indonesia. Selain itu, Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) juga memberangkatkan 16.585 jemaah haji khusus dan 1.016 petugas haji khusus.

Penyelenggaraan haji tahun ini juga diwarnai tantangan besar dalam melayani jemaah dengan karakteristik yang beragam, mulai dari 44.247 jemaah lanjut usia, 170.700 jemaah berisiko tinggi, 370 jemaah berkebutuhan khusus, hingga 275 pengguna kursi roda. 

Seluruh layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, pembinaan ibadah, hingga layanan kesehatan disiapkan untuk memastikan setiap jemaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Selama operasional berlangsung, pemerintah mendistribusikan sekitar 24,18 juta boks makanan, mengoperasikan 15.212 bus antarkota perhajian dan 11.990 trip bus shalawat, serta menghadirkan layanan kesehatan berlapis melalui tenaga kesehatan di setiap kloter, klinik satelit, Klinik Kesehatan Haji Indonesia, hingga kerja sama dengan rumah sakit Arab Saudi.

Dalam aspek tata kelola, Kemenhaj juga menghadirkan sejumlah inovasi penting, di antaranya penerapan alokasi kuota provinsi yang lebih berkeadilan, penurunan biaya haji tanpa mengurangi kualitas layanan, penambahan embarkasi fast track, digitalisasi layanan, hingga penyelesaian lebih awal berbagai kontrak layanan di Arab Saudi.

Meski operasional telah berakhir, pemerintah memastikan pelayanan kepada jemaah belum berhenti. Saat ini masih terdapat 60 jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. 

Kementerian Haji dan Umrah akan terus melakukan pendampingan hingga seluruh jemaah dinyatakan laik terbang dan dapat dipulangkan ke Indonesia. Di saat yang sama, proses klaim asuransi bagi jemaah yang wafat juga terus dilakukan sesuai ketentuan.

Menhaj menegaskan bahwa berakhirnya operasional haji bukanlah akhir dari ikhtiar peningkatan pelayanan. Dalam waktu dekat, Kemenhaj akan melaksanakan evaluasi menyeluruh bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menyempurnakan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.

"Kami mencatat masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait layanan di Mina dan penguatan implementasi istithaah kesehatan. Seluruh catatan tersebut akan menjadi fokus evaluasi agar penyelenggaraan haji ke depan semakin profesional, aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah," kata Menhaj.

Pada kesempatan tersebut, Menhaj juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, DPR RI, Pemerintah Arab Saudi, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, maskapai penerbangan, media massa, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh petugas haji yang telah mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah, serta kepada seluruh jemaah haji Indonesia yang telah menjaga ketertiban, kesabaran, dan semangat saling membantu selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

"Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur, menjadi pribadi yang saleh secara individu maupun sosial, serta menghadirkan kemaslahatan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Menteri.

Berakhirnya operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M menjadi penanda dimulainya persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M. Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen menghadirkan layanan haji yang semakin profesional, adaptif, dan berpusat pada kebutuhan jemaah.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya