Berita

Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (Foto: Dokumentasi Setjen Infohan Kemhan)

Politik

Pemerintah Bentuk Tim Investigasi terkait Tewasnya Lima Peserta Latsarmil

RABU, 01 JULI 2026 | 17:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah membentuk tim investigasi gabungan untuk mengusut penyebab meninggalnya lima peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih saat mengikuti latihan dasar militer (Latsarmil).

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan mengatakan tim investigasi terdiri dari unsur Kementerian Pertahanan dan Kementerian Kesehatan.

“Kami sudah bentuk dan kami nanti akan menindaklanjuti untuk melihat atau mencari data-data tambahan kenapa kok bisa hal ini terjadi,” ujar Donny usai rapat dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.


Menurut dia, tim akan menelusuri berbagai aspek, termasuk hasil pemeriksaan kesehatan (medical check-up) para peserta sebelum mengikuti pendidikan.

"Kami lakukan karena kami ingin cari kebenarannya seperti apa. Kami telusuri bagaimana dulu medical check-up-nya di daerah seperti apa, apakah ada data-data tambahan,” ujarnya. 

“Nah itu dulu yang kita evaluasi menggunakan tim yang sudah kita bentuk bersama tim Kementerian Kesehatan," demikian Donny.

Hingga saat ini tercatat lima calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih meninggal dunia saat mengikuti Latsarmil, yakni Anisa Muyassaroh akibat heat stroke di Rindam VI/Mulawarman Balikpapan, Yonanda Muhammad Taufiq karena henti jantung di Puslatpur Kodiklatad Baturaja, Novia Rahmadhani Sihotang yang mengalami gangguan kesehatan di Pusbahasa Kodiklatau Jakarta, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan yang mengalami sesak napas di Yon Para Raider 465, serta Nola Dya Sari yang mengalami henti jantung di Dodik Bela Negara Kalimantan.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya