Berita

SPBU. (Foto: RMOL)

Bisnis

Inflasi Juni 2026 Tembus 3,34 Persen, Kenaikan Harga Bensin Jadi Biang Kerok

RABU, 01 JULI 2026 | 12:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Juni 2026 sebesar 3,34 persen secara tahunan (yoy), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 1,87 persen. Sementara itu inflasi bulanan mencapai 0,44 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan kenaikan harga pada kelompok transportasi menjadi pendorong utama inflasi bulanan Juni dengan andil 0,28 persen dan tingkat inflasi sebesar 2,29 persen.

"Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok transportasi antara lain bensin, tarif angkutan udara, dan pelumas/oli mesin. Bensin memberikan andil inflasi tertinggi sebesar 0,21 persen. Selanjutnya, tarif angkutan udara memberikan andil inflasi 0,05 persen, sedangkan pelumas/oli mesin menyumbang 0,01 persen," ujar Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu 1 Juli 2026.


BPS mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) naik dari 111,40 pada Mei 2026 menjadi 111,89 pada Juni 2026. Sementara itu, inflasi tahun kalender (ytd) hingga Juni tercatat sebesar 1,79 persen.

Berdasarkan komponen pembentuknya, seluruh komponen mengalami inflasi pada Juni. Komponen harga diatur pemerintah memberikan andil terbesar sebesar 0,27 persen dengan tingkat inflasi 1,41 persen. Disusul komponen inti yang menyumbang andil 0,15 persen dengan tingkat inflasi 0,23 persen, serta komponen bergejolak dengan andil 0,02 persen dan tingkat inflasi 0,14 persen.

Secara wilayah, seluruh provinsi mengalami inflasi bulanan. Inflasi tertinggi tercatat di Maluku Utara sebesar 2,45 persen, sedangkan yang terendah terjadi di Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah yang masing-masing sebesar 0,23 persen.

Untuk inflasi tahunan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar dengan andil 1,36 persen dan tingkat inflasi 4,67 persen. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menyusul dengan andil 0,69 persen dan tingkat inflasi mencapai 10,10 persen.

Dari sisi komponen, inflasi tahunan didorong oleh komponen inti yang menyumbang andil 1,77 persen dengan tingkat inflasi 2,76 persen. Kemudian komponen bergejolak memberikan andil 0,91 persen dan komponen harga diatur pemerintah sebesar 0,66 persen.

BPS juga mencatat seluruh provinsi mengalami inflasi tahunan. Inflasi tertinggi terjadi di Papua Pegunungan sebesar 7,84 persen, sedangkan inflasi terendah berada di Sulawesi Barat sebesar 2,29 persen.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya