Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo dianugerahi gelar adat Baginda Pemuka Bangsa oleh lima kerajaan adat Lampung. (Foto: Istimewa)

Politik

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

RABU, 01 JULI 2026 | 04:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Safari politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi dipastikan bukan karena mencintai adat dan tradisi Lampung. Namun semata-mata untuk mendongkrak elektabilitas PSI. 

"Adat istiadat, budaya dan tradisi telah dieksploitasi untuk kepentingan politik," kata Sastrawan Politik Ahmad Khozinudin, dikutip Rabu 1 Juli 2026.

Khozinudin menegaskan bahwa Jokowi memang telah meninggalkan Lampung, tapi jejaknya telah menorehkan legacy dan preseden buruk bagi masyarakat adat Lampung. 


"Gelar adat telah dieksploitasi untuk tujuan politik," kata Khozinudin.

Khozinudin menilai kehangatan kekerabatan masyarakat adat menjadi retak karena dalam ritual adat terkandung substansi serangan politik.

Acara adat yang sebelumnya menjadi sarana silaturahmi keluarga besar masyarakat adat Lampung yang melebur berbagai latar termasuk latar politik, kini menjadi ruang ketegangan. 

"PSI telah merampas ruang adat itu menjadi tahta eksklusif bagi PSI yang divisualisasikan melalui penyematan gelar adat pada Jokowi," pungkas Khozinudin.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya