Berita

Wakil Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Rusdi Ali Hanafi. (Foto: Istimewa)

Politik

Lonjakan Laba BUMN Jadi Bukti Transformasi Danantara Efektif

SELASA, 30 JUNI 2026 | 23:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Transformasi yang dijalankan Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di bawah kepemimpinan CEO Rosan P. Roeslani mulai menunjukkan hasil nyata. 

Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membukukan lonjakan kinerja yang signifikan sepanjang tahun buku (FY) 2025, bahkan beberapa perusahaan berhasil berbalik dari kondisi rugi menjadi untung.

Prestasi ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Rusdi Ali Hanafia. Ia menilai langkah transformasi, penguatan tata kelola, serta restrukturisasi yang dijalankan Danantara berada di jalur yang tepat.


“Ini patut diapresiasi karena hasilnya mulai terlihat nyata,” kata Rusdi yang juga menjabat Ketua Umum Seknas Indonesia Maju dalam keterangannya, dikutip Selasa 30 Juni 2026.

Menurut Rusdi, peningkatan kinerja sejumlah BUMN menunjukkan bahwa pengelolaan aset negara dilakukan secara lebih profesional, efisien, dan berorientasi pada penciptaan nilai tambah bagi bangsa.

Sebelumnya, hasil transformasi perusahaan negara di bawah koordinasi BPI Danantara disebut berjalan semakin terukur, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Data periode April 2025 hingga April 2026 menunjukkan sejumlah BUMN mencatat pertumbuhan laba yang signifikan.

Di antaranya, Pertamina membukukan laba Rp24,9 triliun atau naik Rp11 triliun (80 persen), MIND ID meraih laba Rp14,1 triliun atau meningkat Rp3,3 triliun (31 persen), serta Pupuk Indonesia mencatat laba Rp4,8 triliun atau melonjak Rp3,2 triliun (202 persen).

Di sektor perbankan, Bank BRI mencetak laba Rp21,2 triliun atau naik 15 persen, Bank Mandiri Rp21,3 triliun atau naik 13 persen, Bank BTN Rp1,4 triliun atau meningkat 1.339 persen, Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp2,8 triliun atau tumbuh 18 persen, dan Bank BNI Rp7,2 triliun atau naik 6 persen.

Sementara itu, sejumlah perusahaan yang sebelumnya mengalami kerugian berhasil berbalik mencetak laba.

Krakatau Steel berubah dari rugi Rp981 miliar menjadi untung Rp635 miliar setelah restrukturisasi dan dukungan modal dari Danantara Asset Management (DAM).

LEN juga berbalik dari rugi Rp228 miliar menjadi laba Rp 314 miliar, sementara Kimia Farma mencatat perbaikan dari rugi Rp160 miliar menjadi laba Rp 108 miliar.

Perbaikan serupa juga terjadi pada Semen Indonesia yang bertransformasi dari rugi Rp66 miliar menjadi laba Rp106 miliar, Danareksa dari rugi Rp72 miliar menjadi laba Rp43 miliar, serta Agrinas Pangan dari rugi Rp12 miliar menjadi laba Rp465 miliar.

Selain itu, Pegadaian mencatat laba Rp4,3 triliun atau naik 87 persen, Pelindo Rp1,5 triliun atau meningkat 169 persen, Hutama Karya Rp628 miliar atau naik 40 persen, InJourney Rp300 miliar atau tumbuh 33 persen.

Lalu, Adhi Karya Rp69 miliar atau melonjak 667 persen, Sucofindo Rp151 miliar atau naik 49 persen, ID Survey Rp265 miliar atau tumbuh 10 persen, serta Surveyor Indonesia Rp78 miliar atau meningkat 10 persen.

"Keberhasilan ini bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, tetapi menunjukkan bahwa transformasi yang dijalankan Danantara mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta daya saing BUMN," pungkas Rusdi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya