DPRD Kota Bogor menerima kunjungan siswa SMPIT Nurul Fikri. (Foto: Dok. DPRD Kota Bogor)
Puluhan siswa SMPIT Nurul Fikri Bogor mendatangi Gedung DPRD Kota Bogor sebagai bagian program studi lapangan untuk mengenal fungsi lembaga legislatif sekaligus menyampaikan aspirasi mengenai berbagai persoalan di Kota Bogor.
Rombongan diterima Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor yang juga Ketua Fraksi PKS, Karnain Ashyar, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor.
Sebelum bertemu anggota dewan, para siswa melakukan pengamatan langsung di tengah masyarakat. Mereka mengidentifikasi berbagai persoalan mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, sosial, infrastruktur, pembangunan hingga lingkungan, kemudian menyampaikannya kepada DPRD.
Karnain Ashyar mengapresiasi kepedulian sosial yang ditunjukkan para pelajar tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan sekaligus meningkatkan kepekaan terhadap persoalan di masyarakat.
"Kegiatan ini bertujuan melatih kepemimpinan siswa dan meningkatkan kepedulian mereka terhadap isu-isu lingkungan, serta mendorong mereka agar tidak terasing dari realitas sosial di sekitar mereka," ujar Karnain dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 30 Juni 2026.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat mendorong para siswa lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan dan kehidupan sosial di Kota Bogor.
Sementara itu, Koordinator Leadership SMPIT Nurul Fikri Bogor, Asriani Rodiah, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Bogor yang telah membuka ruang dialog bagi para siswa.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Bogor yang telah menerima kami dan dapat berkolaborasi dalam mendukung anak-anak melalui berbagai organisasi yang telah dilantik," kata Asriani.
Menurut Asriani, kunjungan ke DPRD menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk karakter kepemimpinan siswa melalui pengalaman langsung di lapangan. Selama ini, sekolah juga mengembangkan berbagai program yang memadukan aktivitas olahraga, penguatan akademik, dan pelatihan kepemimpinan.
Ia berharap sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga legislatif terus diperkuat agar semakin banyak pelajar yang memiliki kepedulian sosial dan memahami mekanisme penyampaian aspirasi secara demokratis.