Berita

Teknologi Geothermal Dry House untuk pengeringan kopi lebih cepat. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

100 Tahun Geothermal Kamojang, Pertamina Buktikan Komitmen Pasok Energi Bersih

SELASA, 30 JUNI 2026 | 19:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) terus memperkuat komitmen menghadirkan energi bersih guna memperkokoh ketahanan energi nasional sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Komitmen ini ditegaskan kembali oleh Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, saat melakukan kunjungan kerja ke PGE Area Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Menurut Baron, Area Operasi Kamojang memiliki nilai historis yang sangat kuat dan menjadi tonggak penting dalam sejarah panjang pengembangan energi bersih berkelanjutan di tanah air.


"Seratus tahun lalu, potensi panas bumi Indonesia pertama kali ditemukan di Kamojang. Hari ini, kita melihat bagaimana sejarah tersebut berkembang tidak hanya menjadi sumber energi bersih yang andal namun sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Baron dalam keteranngan tertulisnya, Selasa, 30 Juni 2026.

Baron menambahkan, melalui kunjungan ini Pertamina ingin memperlihatkan kepada publik bahwa proyek panas bumi tidak sekadar memproduksi listrik murni. Lebih dari itu, ada efek domino positif terhadap lingkungan hidup dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Senada dengan itu, Corporate Secretary PGE, Muhammad Taufik, menyatakan bahwa perjalanan satu abad panas bumi membuktikan Indonesia memiliki sumber daya alam (SDA) yang mandiri dan berkelanjutan.

"Ini potensi asli Indonesia. Kami ingin memperlihatkan bahwa panas bumi tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasi," pungkas Taufik.

Hingga saat ini, PGE Area Kamojang tercatat telah menjangkau sekitar 15 ribu penerima manfaat yang bergerak di sektor ekonomi, sosial, hingga lingkungan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya