Berita

Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Legislator PDIP Ogah Tanggapi Kegiatan Jokowi Injak Kepala Kerbau

SENIN, 29 JUNI 2026 | 15:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP enggan mengomentari aksi mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menginjak kepala kerbau saat menghadiri kegiatan adat di Lampung.

Menurut Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun, peristiwa tersebut tidak memiliki kaitan dengan PDIP karena yang diinjak adalah kepala kerbau, bukan kepala banteng yang menjadi lambang partainya.

"Oh tidak apa-apa, kita kan bukan kepala kerbau, kita kepala banteng. Jadi tidak ada kaitannya itu. Yang bisa menjelaskan urusan injak-menginjak itu kan Pak Jokowi sendiri,” kata Komarudin kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.


Komarudin juga menegaskan bahwa Jokowi sudah bukan bagian dari PDIP, sehingga segala aktivitas politik maupun non-politik ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka itu tidak perlu ditanggapi.

"Tapi bagi saya, Jokowi itu masa lalu PDI Perjuangan. Jadi apapun aktivitas beliau, saya tidak mau menanggapi karena bukan lagi bagian dari partai kan,” tegas Legislator PDIP ini.

Komarudin kembali menegaskan tidak ada alasan bagi PDIP untuk bereaksi terhadap peristiwa tersebut.

"Tapi kalau menyangkut kepala, ya kepala menginjak kepala kerbau, ya itu kan kerbau, bukan sapi kan. Jadi tidak perlu orang PDI Perjuangan menanggapi urusan itu,” tegasnya.

Saat ditanya apakah sikap itu karena yang diinjak bukan kepala banteng, Komarudin kembali menegaskan bukan kepala banteng. 

“Bukan banteng. Kecuali yang diinjak kepala banteng, pasti kita berurusan,” pungkasnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya