Berita

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Pengurus Amanah dan Kepercayaan Anggota jadi Kunci Sukses Koperasi

SENIN, 29 JUNI 2026 | 09:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kiprah Koperasi Konsumen Syariah Karya Terpadu Madani di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat diapresiasi Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah.

Pasalnya koperasi ini menjadi simbol kemandirian ekonomi masyarakat di Lombok Timur lantaran mayoritas masyarakatnya khususnya Ibu Rumah Tangga (IRT) mengandalkan koperasi ini untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan usahanya. 

Farida menilai koperasi yang sehat, amanah dan patuh terhadap segala ketentuan perkoperasian akan menjadi tumpuan masyarakat dari setiap masalah finansialnya. Namun ia menegaskan, kepercayaan masyarakat terhadap koperasi berdasarkan tata kelola yang baik dan layanan yang nyata dirasakan anggota. 


“Kuncinya dua hal. Satu, pengurusnya (koperasi) amanah. Dua, anggotanya percaya,” kata Wamenkop Farida dalam sambutannya pada kunjungan kerja ke Lombok Timur, Minggu, 28 Juni 2026.

Dengan dana kelolaan simpanan anggota mencapai Rp16,5 miliar dan aset sekitar Rp25 milar, Wamenkop Farida menilai bahwa Koperasi Konsumen Syariah Karya Terpadu Madani layak mendapat apresiasi. 

Tingginya antusiasme dan kepercayaan masyarakat di Lombok Timur terhadap koperasi ini, diyakini ke depan aset akan tumbuh hingga mencapai Rp100 miliar dalam waktu yang tidak lama.

“Inilah kekuatannya kooperasi. Mungkin yang kita punya sedikit, tetapi ketika itu dikumpulkan dari sedikit-sedikit-sedikit maka menjadi modal besar. Modal besar ini kalau dikelola secara amanah oleh pengurusnya maka kemudian menjadi berlipat ganda,” ucapnya.

Wamenkop berharap praktik baik seperti yang dilakukan koperasi tersebut dapat ditularkan ke banyak masyarakat. Koperasi tetap menjadi lembaga ekonomi yang masih bisa dipercaya, berbeda dengan praktik investasi bodong yang sering mengatasnamakan koperasi.

Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya literasi keuangan agar masyarakat tidak mudah tergoda iming-iming bunga tinggi yang ditawarkan oleh Lembaga-lembaga yang mengatasnamakan koperasi.

Ia kemudian mengaitkan hal ini dengan program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digagas pemerintah. Program ini diharapkan menjadi instrumen untuk memperluas akses pembiayaan di setiap desa sekaligus untuk menghilangkan praktik rentenir ataupun pinjol di tengah masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif menyebarkan informasi positif tentang koperasi.

Farida memohon dukungan dari semua pihak khususnya masayrakat agar koperasi benar-benar bisa memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. 

“Mohon doanya agar koperasi bisa terus memberikan dampak kepada masyarakat, terutama kepada Bapak Ibu semua, agar kehadiran pemerintah ini melalui KDKMP benar-benar dirasakan manfaatnya,” ucap Wamenkop.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya