Berita

Penyerahan bantuan kaki palsu dari Kemensos dalam kegiatan Bakti Sosial Terintegrasi yang digelar di Kabupaten Gowa, Minggu lalu, 21 Juni 2026. (Foto: Humas Kemensos)

Politik

Kemensos Berikan Kaki Palsu ke Korban Serangan Buaya

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 12:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan kepada korban yang merupakan warga Desa Lassa-Lassa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, bernama Rendi (53).

Rendi menerima bantuan kaki palsu dari Kemensos dalam kegiatan Bakti Sosial Terintegrasi yang digelar di Kabupaten Gowa, Minggu lalu, 21 Juni 2026.

Diceritakan Rendi, lebih dari satu dekade lalu atau tepatnya pada 2015, Rendi mengalami musibah saat bekerja di Malaysia. Serangan buaya yang dialaminya menyebabkan salah satu kakinya harus diamputasi. Sejak saat itu, berbagai keterbatasan harus ia hadapi dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan mencari nafkah untuk keluarga.


Harapan baru kembali tumbuh. Bantuan kaki palsu yang diterimanya membuka peluang bagi Rendi untuk kembali bergerak lebih leluasa dan menjalani hidup secara lebih mandiri.

“Bersyukur sekali menerima bantuan kaki palsu. Harapannya mudah-mudahan saya bisa jalan terus sampai di kebun dan anak saya bisa berkembang masa depannya,” ujar Rendi.

Kepala Sentra Gau Mabaji Gowa, Hasatama Hikmah, mengatakan bahwa kegiatan Bakti Sosial Terintegrasi merupakan wujud nyata komitmen Kementerian Sosial dalam memberikan layanan yang semakin dekat, cepat, dan menyeluruh bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat mengakses sedikitnya 14 jenis layanan sosial, mulai dari operasi katarak, bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas, bantuan kewirausahaan, khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan paket nutrisi, hingga layanan penguatan bagi eks penderita kusta.

Kementerian Sosial juga menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai total Rp 907 juta bagi masyarakat Kabupaten Gowa. Bantuan tersebut mencakup operasi katarak, bantuan kewirausahaan, perlengkapan kebersihan diri, khitanan massal, kebutuhan hidup layak, perlengkapan sekolah, alat bantu aksesibilitas, bantuan nutrisi, sarana kamar, hingga layanan bebas pasung.

Direktur Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza dan Orang dengan HIV (RSKPNO) Anna Puspitasari, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Gowa serta berbagai pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.

Seluruh bantuan dan layanan berlandaskan tiga prinsip utama, yakni data yang akurat, sasaran yang tepat, serta penguatan program prioritas pemerintah termasuk Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu fokus Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan sebagai alat bantu disabilitas, kebutuhan hidup layak, bantuan kewirausahaan, dengan harapan bahwa penerima manfaat dapat menggunakan peralatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan dapat hidup mandiri menuju graduasi,” ujar Anna.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya