Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)
Bursa saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Jumat 26 Juni 2026 waktu setempat, dipicu aksi jual di sektor teknologi, perbankan, energi, dan otomotif.
Kekhawatiran investor terhadap tingginya valuasi saham yang terkait kecerdasan buatan (AI), turut membebani sentimen pasar.
Indeks STOXX 600 turun 0,7 persen ke level 635,5 dan praktis tidak berubah dibandingkan posisi sepekan sebelumnya. Sementara itu, STOXX 50 terkoreksi 0,9 persen menjadi 6.212, memperpanjang penurunan mingguan.
Tekanan terbesar datang dari saham-saham teknologi yang memiliki eksposur terhadap rantai pasok AI. Sentimen ini diperburuk oleh laporan bahwa OpenAI berpotensi menunda rencana penawaran saham perdana hingga 2027.
Di Jerman, indeks DAX 40 turun 1,3 persen ke 24.671, level terendah dalam dua pekan. Saham rodusen chip Infineon Technologies merosot hampir 5 persen, sementara Siemens Energy yang memiliki eksposur signifikan terhadap kebutuhan daya pusat data AI kehilangan 5,6 persen. Saham ASML juga melemah sekitar 1 persen.
Sektor perbankan Eropa turut tertekan meskipun pasar mulai memperkirakan Bank Sentral Eropa (ECB) berpeluang menahan kenaikan suku bunga lebih lanjut setelah harga minyak mengalami penurunan. Saham Deutsche Bank turun 2,7 persen, sementara BNP Paribas dan BBVA masing-masing terkoreksi hampir 2 persen.
Di sektor otomotif, Volkswagen melemah sekitar 4 persen setelah muncul laporan bahwa perusahaan tengah mempertimbangkan pemangkasan hingga 100.000 pekerja dan kemungkinan penutupan empat pabrik sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing dan profitabilitas.
Di Inggris, indeks FTSE 100 terkoreksi tipis akibat pelemahan saham energi. Saham BP turun 2 persen, sedangkan Shell melemah 0,8 persen.
Secara keseluruhan, pasar ekuitas Eropa menghadapi kombinasi sentimen negatif dari meningkatnya kehati-hatian terhadap prospek bisnis AI, penurunan harga energi, serta ketidakpastian prospek pertumbuhan global. Kondisi tersebut mendorong investor mengurangi eksposur pada sektor-sektor yang sebelumnya menjadi motor penguatan pasar sepanjang tahun ini.