Berita

Pemerhati hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta Edi Hasibuan. (Foto: Istimewa)

Politik

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Citra Polri Naik ke 71,5 Persen Versi Survei Litbang Kompas
JUMAT, 26 JUNI 2026 | 23:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Citra Polri kembali menunjukkan tren positif. Survei terbaru Litbang Kompas mencatat tingkat citra Polri naik signifikan menjadi 71,5 persen.

Pemerhati hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta Edi Hasibuan menilai hasil survei Litbang Kompas tersebut merupakan sinyal semakin meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

"Hasil survei ini menjadi bagian kado  masyarakat terhadap Polri," kata Edi melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat 26 Juni 2026.


Menurut Edi, capaian Polri tersebut merupakan buah dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, penegakan hukum, serta penguatan profesionalisme dan transparansi.

"Naiknya citra positif Polri hingga mencapai 71,5 persen menunjukkan masyarakat mulai merasakan perubahan yang dilakukan institusi kepolisian," kata Edi.

Kepercayaan publik, kata Edi, merupakan  modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini berharap hasil survei tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polri untuk terus melakukan perbaikan dan mempertahankan kepercayaan masyarakat.

"Angka kepercayaan publik yang tinggi jangan  membuat Polri cepat berpuas diri. Justru harus menjadi dorongan agar reformasi internal, peningkatan integritas, pelayanan publik, dan penegakan hukum yang berkeadilan terus ditingkatkan," kata Edi.

Hasil survei terbaru Litbang Kompas menunjukkan citra Polri mengalami peningkatan signifikan pada April 2026. Sebanyak 71,5 persen responden memberikan penilaian positif terhadap institusi kepolisian, meningkat dibandingkan survei tahun sebelumnya yang berada di angka 64,4 persen.

Survei Litbang Kompas dilaksanakan melalui wawancara tatap muka pada 9-18 April 2026 terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak di 38 provinsi. Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar ±2,83 persen.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya