Berita

Anggota Komisi IX DPR Ranny Fahd Arafiq. (Foto: Dok. Fraksi Golkar)

Politik

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Dinilai Punya Jaringan hingga Pelosok
JUMAT, 26 JUNI 2026 | 22:03 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemenukbangga) dipandang layak dilibatkan sebagai penyalur Bantuan Langsung Tunai (BLT) apabila program tersebut kembali dijalankan pemerintah. 

Alasannya, kementerian itu memiliki jaringan hingga tingkat desa dan pelosok yang dinilai dapat membuat penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.

Menurut Anggota Komisi IX DPR Ranny Fahd Arafiq, Kemenukbangga memiliki kekuatan jaringan hingga akar rumput melalui penyuluh keluarga, Tim Pendamping Keluarga (TPK), kader Posyandu, serta berbagai program pemberdayaan keluarga.


"Kemenukbangga memiliki jangkauan yang sangat luas, bahkan hingga desa dan wilayah pelosok yang mungkin sulit dijangkau oleh program-program lainnya," ujar Ranny dalam keterangannya, Jumat, 26 Juni 2026. 

Berkaca pada pengalaman penyaluran BLT pada masa lalu, Ranny menilai program tersebut terbukti efektif membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi. 

Karena itu, Legislator Partai Golkar ini mengusulkan agar Kemenukbangga dilibatkan sebagai salah satu penyalur apabila pemerintah kembali menggulirkan program tersebut.

Menurutnya, jaringan yang dimiliki Kemenukbangga akan mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat miskin dan kelompok rentan secara lebih tepat sasaran.

"Saya siap mengawal aspirasi ini agar Kemenukbangga menjadi salah satu penyalur BLT karena memiliki jaringan sampai akar rumput dan pelosok sehingga lebih tepat sasaran," tegasnya.

Selain itu, Ranny juga mengapresiasi berbagai program pembangunan keluarga yang dijalankan Kemenukbangga. Ia menilai program-program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR, Ranny berharap usulan tersebut dapat dimasukkan dalam kesimpulan rapat dan menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan APBN tahun mendatang.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya