Berita

Sekretariat National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia menangkap buronan Interpol Beijing, Zheng Rongjing. (Foto: Dok Divhumas Mabes Polri)

Presisi

Buronan 'Most Wanted' China Zheng Rongjing Ditangkap di Bandara Soetta

JUMAT, 26 JUNI 2026 | 21:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sekretariat National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia berhasil meringkus buronan kelas kakap asal China, Zheng Rongjing. Rongjing merupakan subjek pencarian internasional karena keterlibatannya dalam jaringan online scam lintas negara.

Sekretaris NCB Interpol Divhubinter Polri, Brigjen Untung Widyatmoko menjelaskan, Rongjing masuk dalam daftar salah satu buronan paling dicari oleh NCB Interpol Beijing. Ia diduga kuat sebagai pemain besar yang mengendalikan jaringan penipuan daring di salah satu compound terbesar di Kamboja.

Adapun red notice berupa permintaan pencarian dan penangkapan terhadap Zheng Rongjing telah diterima resmi dari NCB Interpol Beijing sejak 5 Maret 2026 lalu.


Berdasarkan hasil penyelidikan intelijen dan koordinasi ketat, pelarian Rongjing terendus saat dirinya nekat memasuki wilayah Indonesia pada Rabu, 24 Juni 2026 sekitar pukul 23.50 WIB. Ia terbang menggunakan maskapai AirAsia QZ-475 dan mendarat di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Sesaat setelah mendarat, kami bersama rekan-rekan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktorat Jenderal Imigrasi langsung melakukan penangkapan dan mengamankan yang bersangkutan," ujar Untung dalam keterangan resminya, Jumat, 26 Juni 2026.

Usai dicokok, Zheng Rongjing langsung digelandang ke Mapolda Metro Jaya untuk menjalani proses pemeriksaan intensif sebelum nantinya dideportasi ke negara asalnya. Polri kini tengah menguliti maksud dan tujuan utama bos online scam tersebut menyusup ke tanah air.

"Tentunya kalau seorang pemain besar dari online scam datang ke Indonesia, di sini tentunya sudah ada yang siap untuk menampung, di sini tentunya sudah siap infrastrukturnya," tegas jenderal bintang satu tersebut.

Untung menambahkan, Korps Bhayangkara berkomitmen untuk menggali seluruh informasi berharga dari mulut Rongjing guna mengendus keberadaan kaki tangannya di Indonesia, sebelum menyerahkan sang buronan kepada otoritas China.

"Sebelum kami handing over kepada pihak NCB Interpol Beijing, tentunya kami lakukan pendalaman terlebih dahulu. Kami lakukan pengambilan keterangan terhadap yang bersangkutan tentang maksud dan tujuannya datang ke Indonesia," pungkas Untung.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya