Berita

Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (Foto: Dok. Setjen Infohan Kemhan)

Politik

Tiga Peserta Tewas, Latsarmil SPPI 2026 Bakal Dirombak?

JUMAT, 26 JUNI 2026 | 16:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).

Langkah ini diambil menyusul meninggalnya tiga peserta calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dalam Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) tahun 2026.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menegaskan setiap prosedur dalam pelaksanaan program tersebut akan ditinjau kembali secara ketat. Jika ditemukan adanya kesalahan prosedur maupun unsur kelalaian, pemerintah dipastikan bakal menjatuhkan sanksi dan melakukan perbaikan.


"Jelas kami akan evaluasi. Semua proses sudah dilakukan, kalau ada salah prosedur itu kami perbaiki. Kalau salah prosedur itu ada yang mengarah kepada hal-hal kelalaian, itu juga bagian dari evaluasi," kata Prasetyo kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.

Meski begitu, Prasetyo menyebut pemerintah sejauh ini belum dapat menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut karena laporan resmi yang diterima masih bersifat awal.

"Saya rasa belum ya, karena kan itu kalau yang kami dengar laporan itu baru di hari pertama, hari kedua ya," ujarnya.

Mewakili pemerintah, Prasetyo menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Ia sekaligus memastikan adanya perbaikan sistemik dalam pelaksanaan program ke depan agar kejadian serupa tidak terulang.

"Kita tentunya pertama tentu kita menyampaikan keprihatinan, duka cita yang mendalam. Tapi mari kita terus perbaiki," pungkasnya.

Kasus ini menjadi sorotan setelah dua peserta Latsarmil SPPI 2026, yakni Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq, dilaporkan meninggal dunia secara berurutan pada pertengahan Juni lalu saat mengikuti pendidikan di lokasi berbeda.

Teranyar, korban ketiga atas nama Novia Rahmadhani Sihotang yang merupakan peserta Program SPPI KNMP 2026, mengembuskan napas terakhirnya saat mengikuti pendidikan kedisiplinan di Satdik Pusbahasa Kodiklatau, Jakarta.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya