Berita

Raja Inggris Charles III (Foto: Kerajaan Inggris)

Dunia

Raja Charles III Tinggalkan Istana Buckingham, Pilih Menetap di Clarence House

JUMAT, 26 JUNI 2026 | 12:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Raja Inggris King Charles III memutuskan tidak akan menjadikan Istana Buckingham sebagai kediaman pribadinya setelah proyek renovasi besar-besaran senilai 369 juta poundsterling rampung tahun depan. 

Alih-alih menempati istana yang selama hampir dua abad menjadi simbol kekuasaan monarki Inggris, Charles bersama Ratu Camilla memilih tetap menetap di Clarence House, kediaman yang telah lama mereka tempati sejak masih menyandang gelar Pangeran dan Putri Wales.

Meski tidak akan tinggal di Buckingham Palace, pihak kerajaan menegaskan bahwa bangunan bersejarah itu tetap menjadi pusat kegiatan resmi dan operasional monarki Inggris, termasuk penyelenggaraan acara kenegaraan dan penerimaan tamu-tamu negara.


Pejabat senior kerajaan yang mengelola urusan keuangan Raja, James Chalmers, menekankan bahwa status Buckingham Palace sebagai jantung monarki tidak akan berubah. 

“Gedung ini akan tetap menjadi Markas Besar Monarki, permata mahkota dari bangunan-bangunan nasional kita,” ujarnya, dikutip Jumat, 26 Juni 2026. 

Renovasi Buckingham Palace telah berlangsung sejak 2017 untuk memperbarui sistem perpipaan, instalasi listrik, pemanas, serta berbagai fasilitas yang dinilai sudah usang. 

Proyek yang dijadwalkan selesai pada 2027 itu dirancang agar istana tetap layak digunakan sebagai pusat monarki Inggris dalam setidaknya lima dekade ke depan.

Pilihan Charles untuk bertahan di Clarence House juga disebut membuka peluang lebih besar bagi publik untuk mengakses Buckingham Palace. 

Pihak kerajaan berencana memperluas program kunjungan, penyelenggaraan acara, dan tur bagi masyarakat sehingga lebih banyak warga maupun wisatawan dapat menikmati bagian dalam istana yang selama ini menjadi ikon nasional Inggris.

Pengumuman tersebut datang di tengah upaya keluarga kerajaan memperkuat citra monarki yang modern dan transparan. Pada kesempatan yang sama, Charles menjadi raja Inggris pertama yang secara terbuka mengungkap jumlah pajak yang dibayarkannya. 

Dalam tahun fiskal 2024-2025, Charles tercatat membayar pajak penghasilan dan keuntungan modal sebesar 12,9 juta poundsterling, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 11,7 juta poundsterling.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya