Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

DPR Dorong Penyempurnaan Program Latsarmil Imbas Tiga Peserta SPPI Meninggal

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 15:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR berduka atas kembali meninggalnya satu orang peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

“Kita menyampaikan turut berduka cita yang amat dalam atas meninggalnysiap peserta SPPI tersebut,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis 25 Juni 2026.

Dave mengatakan, pihaknya terus memonitor pelaksanaan program latihan dasar militer (Latsarmil) untuk para peserta SPPI KDKMP dan KNMP tersebut. 


“Sepengetahuan saya, proses rekrutmen kesehatan segala macam itu sudah dilalui,” kata Legislator Golkar ini.

Kendati begitu, Dave memastikan bahwa program SPPI KDKMP dan KNMP semata-mata untuk kepentingan bangsa. 

“Bila mana harus ada yang diperbaiki, ada yang diubah ya itu adalah masukan yang harus diterima untuk menyempurnakan program tersebut," kata Dave.

Dave menilai perlu disempurnakan program Latsarmil untuk para peserta SPPI KDKMP dan KNMP tersebut agar terus mengalami perbaikan ke depannya. 

“Pelatihan ini kan pelatihan sangat basic sangat dasar. Tetapi memang harus memang didesain untuk dilaksanakan kepada mereka yang memiliki kondisi fit tertentu,” pungkas Dave.

Sebelumnya, dikabarkan satu anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM) meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil). 

Kasus ini menambah jumlah calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih dan KNMP yang meninggal saat mengikuti Latsarmil yang sebelumnya dua orang, kini menjadi tiga orang.

"Benar, Kementerian Pertahanan telah menerima laporan mengenai meninggalnya salah satu peserta Program SPPI KNMP Tahun 2026 atas nama Novia Rahmadhani Sihotang," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Rabu 24 Juni 2026.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya