Berita

Ali Ramadhan penulis buku "Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Sang Arsitektur Presisi" di Aryaduta Suites Semanggi, Jakarta Selatan pada Rabu 24 Juni 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Nusantara

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 07:28 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Ali Ramadhan mengungkap alasan menulis dan meluncurkan buku berjudul 'Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sang Arsitek Presisi Polri' di Jakarta, pada Rabu 24 Juni 2026.

"Buku ini mengulas tentang perjalanan kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, sekaligus menawarkan kerangka analitis tentang peran institusi kepolisian dalam menghadapi disrupsi demokrasi di abad digital," ujar Ali.

Analis politik Boni Hargens bertindak sebagai penulis prolog dalam buku ini, sementara Dosen Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Associate Profesor Firdaus Syam, hadir sebagai penanggap objektif.


Buku ini terbagi ke dalam dua bagian besar yaitu, pertama (fondasi dan visi) yang menggambarkan perjalanan karir perjalanan sari perwira menengah hingga tinggi. 

Kedua mengusung tema, 'Disrupsi Demokrasi & Korps Bhayangkara Masa Depan' yang menganalisis tantangan terkini yang dihadapi Polri, termasuk demonstrasi besar Agustus-September 2025 yang disertai dengan ulasan tentang Grand Strategy Polri 2025-2045.

Buku setebal lebih dari 300 halaman ini disusun dalam lima bab utama, pertama mengulas proses kepemimpinan yang tidak tumbuh secara instan. 

"Di buku ini, jejak karir Listyo Sigit Prabowo digambarkan sebagai hasil dari kerja lapangan bertahun-tahun, bukan jalur instan," kata Ali.

Kedua, kata Ali, konsepsi atau visi PRESISI yang merupakan paradigma Polri untuk merespon ragam tantangan institusional seperti, viralitas atau fenomena post truth, serta tuntutan due process of law di era digital. 

Ketiga, Polri sebagai shock absorber demokrasi yang dimaknai bahwa sejatinya, kepolisian bukan penanggung tunggal efek dari disrupsi demokrasi. 

Keempat kritik terhadap Listyo Sigit dalam membawa institusi Bhayangkara melalui tantangan disrupsi demokrasi. 

Kelima, Ali menegaskan buku ini turut mengungkap perjalanan reformasi Polri.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya