Berita

Dr. Selamat Ginting. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Dr. Selamat Ginting:

Prabowo Sedang Bertarung dengan Pengaruh Politik Jokowi

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 03:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Publik melihat adanya konflik terselubung antara Presiden Prabowo Subianto dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Terkait itu, pengamat politik Dr. Selamat Ginting melihat bahwa Prabowo bukan berkonflik langsung dengan Gibran, tetapi dengan pengaruh Jokowi. 

“Bahwa Presiden Prabowo sedang terlibat di dalam perang dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Konflik terbuka yang dilihat orang,” ucap Selamat dalam podcast Madilog bersama Indra J Piliang dikutip pada kanal YouTube Forum Keadilan TV, Kamis, 25 Juni 2026.


Akademisi asal Universitas Nasional (Unas) itu menegaskan dalam konflik politik kekuasaan antara Prabowo dan Gibran lebih terlihat melalui pengaruh elite, birokrasi, partai politik hingga opini publik yang terbentuk.     

“Di sini kan terlihat bahwa ada pertarungan opini publik di antara kedua kubu (Prabowo dan Gibran). Nah, ini sesungguhnya ada tiga lapisan konflik yang sedang terlihat. Pertama adalah konflik Prabowo versus Jokowi legacy,” jelasnya.

“Secara politik, Gibran itu sulit dipisahkan dari warisan politik bapaknya. Dalam hal ini Jokowi karena itu sebagian elite membaca dinamika saat ini bukan sebagai pertarungan Prabowo versus Gibran, melainkan Prabowoisme versus Jokowisme,” sambung Selamat. 

Masih kata dia, Prabowo sebagai presiden kini tengah membangun basis kekuasaannya. Namun di sisi lain, jaringan politik Jokowi juga mempertahankan pengaruhnya di pemerintahan Prabowo.

“Nah, gejala yang sering dijadikan indikator itu pertama adalah usulan pemakzulan Gibran oleh para Purnawirawan TNI. Justru mereka kemudian mendukung Prabowo. Kan kontra! meminta Gibran dilengserkan tapi mendukung Prabowo. Ini saja sudah peta,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya