Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Ternyata Ini Alasan Prabowo Selalu Berpihak kepada Petani dan Nelayan

RABU, 24 JUNI 2026 | 14:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan yang membuat dirinya selalu memberikan perhatian besar kepada petani dan nelayan Indonesia. 

Dalam pidatonya di Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026, Prabowo menyebut kedekatannya dengan petani dan nelayan bukanlah hal baru, melainkan telah terjalin sejak dirinya masih aktif sebagai anggota TNI.

“Dan orang bertanya, ‘Ada apa Prabowo Subianto selalu bersama petani dan nelayan?’ Saya jelaskan sangat sederhana. Karena saya mantan prajurit, saya mantan tentara, saya mantan prajurit Indonesia,” ujar Prabowo.


Dikatakan Prabowo, sejak awal berdirinya Tentara Nasional Indonesia, para petani dan nelayan telah menjadi tulang punggung yang menopang perjuangan para prajurit. 

“Dan prajurit Indonesia sejak lahirnya Tentara Nasional Indonesia selalu didukung oleh petani dan nelayan. Selalu dibantu oleh petani dan nelayan. Ketika kita mendeklarasikan kemerdekaan, belum ada negara yang mapan, belum ada anggaran, belum ada APBN, belum ada gaji. Mereka yang memilih Republik Indonesia memilih karena hati, karena cinta Indonesia, bukan karena gaji,” tuturnya.

Prabowo juga mengenang pengalamannya ketika bertugas di berbagai pelosok daerah. Dalam kondisi yang serba terbatas, para petani dengan sukarela membantu para prajurit, mulai dari menyediakan makanan hingga memenuhi kebutuhan logistik lainnya.

Karena itu, Prabowo menegaskan bahwa setiap prajurit harus selalu mengingat jasa para petani dan nelayan sebagai penghasil pangan sekaligus penyangga kehidupan bangsa. 

“Saya kira setiap prajurit harus selalu ingat dalam hatinya peran yang begitu penting dari para petani dan nelayan Indonesia. Para petani dan nelayan adalah penghasil makanan, penghasil pangan. Tidak ada negara yang bisa berdiri, tidak ada negara yang bisa bertahan tanpa pangan,” tegasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya