Berita

Presiden Prabowo Subianto (YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar-Bayar Demo

RABU, 24 JUNI 2026 | 12:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak-pihak yang berada di balik pendanaan sejumlah aksi demonstrasi. 

Hal itu disampaikan Kepala Negara saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026.

Prabowo mengaku tidak asing dengan berbagai pola pergerakan politik di Tanah Air. Karena itu, ia menilai ada pihak-pihak tertentu yang tidak menyukai dirinya lantaran memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi di balik layar.


"Jadi orang Indonesia gue kenal itu semua itu. Saudara-saudara, mereka gak suka sama Prabowo karena Prabowo ngerti," ujarnya di hadapan ribuan petani dan nelayan dari berbagai daerah.

Prabowo kemudian mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap upaya-upaya yang berpotensi memecah persatuan bangsa. 

Dia bahkan secara tegas mengaku mengetahui siapa pihak yang membiayai sejumlah aksi demonstrasi.

"Saudara-saudara sekalian hati-hati. Hati-hati loh, saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo. Gue tahu itu," tegasnya.

"Ditanya anak-anak demo gak ngerti mau demo apa ya, kami dibayar 200 ribu. 'Em... em... Kami dibayar Rp 200 ribu.' Gitu ya," kata Prabowo lagi.

Lebih lanjut Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga kekompakan dalam menghadapi persaingan global. 

Menurutnya, perbedaan pandangan seharusnya tidak menghalangi semangat bersama untuk mendukung kemajuan Indonesia, sementara kritik dan evaluasi dapat disampaikan setelah upaya pembangunan dijalankan.

"Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara. Harusnya Bangsa ini kompak. Kalau ada yang kurang. Temen yang kurang tim kita lagi main mainnya kurang bagus tetap di di supporter. Nanti begitu sudah selesai pertandingan baru dikoreksi," pungkas Prabowo.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya