Berita

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Gatot Nurmantyo:

Waspada Sabotase Struktural Jokowi jadi Bom Waktu Prabowo

SELASA, 23 JUNI 2026 | 14:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi protes yang masif dilakukan kelompok-kelompok mahasiswa belakangan ini merupakan akibat dari adanya campur tangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menilai, Jokowi merangsek masuk ke dalam struktural pemerintahan Presiden Prabowo dengan menanam beberapa orang menjadi menteri.

"Terjadi sabotase struktural dari orang-orangnya Jokowi," ujar Gatot saat ditemui RMOL di Hall Dewan Pers, Jakarta, Senin 22 Juni 2026.


Gatot menjelaskan, muatan aksi unjuk rasa mahasiswa terdiri dari sejumlah tuntutan memperbaiki kebijakan yang dianggap bermasalah, salah satunya soal Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tambang batu bara.

"Karena RKAB (batu bara) itu terakhir 2025. Tidak lahir-lahir itu (setelahnya di tahun 2026)," kata Gatot.

Gatot mengurai bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia lamban menerbitkan RKAB 2026 yang memicu defisit pasokan batu bara untuk PLN, dan berujung pada pemadaman listrik besar-besaran (blackout) di wilayah Sumatra.

"Saya sudah ngomong tiga bulan yang lalu, nanti akan terjadi gelap (blackout). Gelapnya karena apa? Tidak ada batu bara," kata Gatot.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya